Liga 1 2019

Markas Badak Lampung Alami Perkembangan Signifikan, Ini Kata Media and Public Relation PT LIB

Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung dinilai telah mengalami perkembangan yang signifikan.

Penulis: Tama Yudha Wiguna | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Noval Andriansyah
Ilustrasi - Markas Badak Lampung Alami Perkembangan Signifikan, Ini Kata Media and Public Relation PT LIB. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Markas Perseru Badak Lampung yakni Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, dinilai telah mengalami perkembangan yang signifikan.

Media and Public Relation PT LIB (Liga Indonesia Baru), Hanif Marjuni mengungkapkan hal tersebut kepada Tribunlampung.co.id, Rabu (9/10/2019).

“Ada perkembangan yang signifikan. Tapi detail perkembangannya itu apa saja, harus konfirmasi ke bidang kompetisi Liga 1 2019,” kata Hanif Marjuni.

Stadion Sumpah Pemuda menjelma sebagai salah satu pelaksana pertandingan ajang kompetisi Liga 1 2019.

Setelah Perseru Badak Lampung FC memilih Stadion Sumpah Pemuda menjadi markas utamanya.

Hal tersebut buntut dari akusisi klub sebelumnya yang bernama Perseru Serui menjadi Perseru Badak Lampung.

Pemain Perseru Badak Lampung FC Terpilih dalam Garuda Select Jilid Kedua: Kami Bangga

Perseru Serui mengalami kesulitan finansial, untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2019.

Sehingga diakuisisi oleh salah satu pengusaha bernama Marco Gracia Paulo, yang selanjutnya memindahkan markas Perseru dari Serui, Papua ke Bandar Lampung.

Tak ayal, di musim perdananya berkontestasi di Liga 1. Sebelum berguli kompetisi di tahun ini, Perseru Badak Lampung sempat mendapatkan catatan khusus yang diberikan PT LIB.

Lantaran Stadion Sumpah Pemuda belum memiliki penerangan yang memenuhi standar, agar bisa menggelar pertandingan di malam hari.

"Ada beberapa catatan seperti stadion di Lampung (Stadion Sumpah Pemuda, Lampung). Terutama lampu stadion, tapi dengan kondisi kita masih ditolelir. Dengan catatan harus ditingkatkan," terang Direktur Interim PT LIB Dirk Soplanit, Senin (13/5/2019) lalu, dilansir dari Tribunjakarta.com.

Di sisi lain, Hanif Marjuni menjelaskan, pihaknya tentu menetapkan standarisasi Stadion dengan khusus dan ketat, kepada setiap tim yang berkontestasi di Liga 1.

Hal itu dilakukan demi berlangsungnya kompetisi yang aman dan nyaman, bagi seluruh klub di Liga 1 2019.

“Ada banyak perhitungan atau barometer khusus, mulai dari lampu, tribune penonton, rumput lapangan dan kerataan lapangan,” terang Hanif,

“Contoh lain, seperti harus ada ruang media center, ruang medis, ruangan konfrensi pers, ruang wasit, ruang pengawas. Jika untuk lapangan sendiri ada perhitungan yang lebih terperinci misal pantulan bola, kedataran lapangan dan lain-lain. Ada banyak lagi,” lanjutnya.

Badak Lampung Tumpul di Lini Depan, Ini Kata Milan Petrovic: Bandingkan dengan Bali United

Di lain sisi, Hanif Marjuni juga mengatakan, bahwa pihaknya sebagai badan oprator resmI Liga 1 2019 tidak menetapkan peraturan tertentu, yang mewajibkan sebuah klub Liga 1 untuk memiliki tempat latihan terpisah dari stadion utama.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved