Cerdas dan Kritis, Merasa Soal Matematika Terlalu Sulit dan Kasar Anak Ini Tulis Pesan ke Gurunya

iasanya anak-anak akan menjawab setiap nomor sesuai pertanyaan dalam pekerjaan rumah untuk mendapat nilai terbaik.

Tayang:
Penulis: Beni Yulianto | Editor: Reny Fitriani
intisari online
(Ilustrasi) Merasa soal matematika terlalu kasar, anak ini buat jawaban yang tuai pujian 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Biasanya anak-anak akan menjawab setiap nomor sesuai pertanyaan dalam pekerjaan rumah untuk mendapat nilai terbaik.

Namun karena fokus ingin menjawab pertanyaan dengan benar, anak-anak tidak memedulikan sesuatu yang 'dianggap kasar di masyarakat'.

Tapi beda ceritanya dengan bocah perempuan 10 tahun ini.

Melansir Mirror, Jumat (11/10/2019), gadis kecil itu dipuji sebagai pemberani karena menentang pertanyaan yang bernada kasar dalam soal matematikanya.

Aksi anak bernama Rhytm Pacheco itu diketahui setelah ibunya, Naomi, memeriksa pekerjaan rumah putrinya.

Ketika itu sang ibu menemukan pesan kuat yang ditinggalkan putrinya untuk gurunya.

Dia memutuskan untuk membagikan tulisan putrinya secara online, dan hasilnya ia menerima respon positif.

Dalam unggahan sang ibu, kita tahu Rhythm menemukan sebuah pertanyaan yang memintanya untuk membandingkan bobot tiga wanita dan menentukan 'seberapa jauh lebih berat' Isabelle daripada Sue.

Driver Ojol Genius, Dimintai Tolong Kerjakan PR Matematika hingga Diajak Nikah jika Sosoknya Wanita

Tak Punya Tangan dan Kaki, Tyo Bocah Asal Ciamis Ternyata Jago Matematika

Rhytm melingkari pertanyaannya dan menulis, "Ini menyinggung. Maaf saya tidak akan memperbaikinya, ini buruk."

Rhytm mengatakan pertanyaan itu kasar
Mirror
Rhytm mengatakan pertanyaan itu kasar

Murid dari Utah tersebut sebenarnya merasa khawatir tentang bagaimana respons gurunya, jadi kemudian menulis surat untuk menjelaskan mengapa dia tidak ingin menyelesaikan pertanyaan matematika itu.

Dengan tinta berwarna ungu, Rhytm menulis penjelasan dengan beberapa kata yang agak salah.

"Saya tidak ingin bersikap kasar tetapi saya tidak berpikir bahwa soal matematika itu bagus karena itu menilai berat orang," katanya.

“Juga alasan saya tidak melakukannya adalah karena saya hanya berpikir itu tidak baik. Love: Rhytm."

Rhytm menulis surat pada gurunya
Mirror
Rhytm menulis surat pada gurunya

Kekhawatirannya adalah bahwa pertanyaan itu bisa merusak gadis-gadis muda yang mungkin sudah merasa tidak nyaman tentang tubuh mereka.

"Ayah Rhythm dan aku sangat bangga dengan Rhythm karena mendengarkan instingnya dan membela apa yang benar," kata Naomi.

Sumber: Intisari Online
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved