Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran Mabes Polri, Kapolresta Bandar Lampung Ikut Diganti
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran Mabes Polri, Kapolresta Bandar Lampung Ikut Diganti.
"Surat Telegram dari Mabes Polri yang ditandatangani oleh AS SDM Kapolri Irjen Pol Dr. Eko Indra Heri S, M.M.," sebutnya.
Pandra menambahkan mutasi jabatan ini merupakan hal biasa.
"Ini untuk penyegaran dalam organisasi sekaligus promosi jabatan, tour of duty & tour of area," tandasnya.
Mutasi Jenderal
SEHARI sebelum diberhentikan Presiden Jokowi sebagai Kapolri, Jenderal Tito memutasi ratusan jenderal dan pamen di lingkungan Polri.
Mutasi ini tertuang dalam ST/2850/X/KEP./2019, ST/2851/X/KEP./2019, ST/2852/X/KEP./2019, ST/2853/X/KEP./2019 dan ST/2854/X/KEP./2019 tertanggal 21 Oktober 2019.
Tito baru mengundurkan diri sebagai Kapolri dan pensiun dini dari Korps Bhayangkara, pada Selasa (22/10/2019) malam.
Tito dilantik Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Rabu (23/10/2019) pagi, menggantikan Tjahjo Kumolo yang kini dipercaya menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi.
Dari mutasi terakhir di era Tito Karnavian, Kapolda Gorontalo digeser dari Irjen Rachmad Fudail pada Brigjen Wahyu Widada.
Wahyu adalah lulusan terbaik atau peraih Adhi Makayasa Akpol angkatan 1991.
Para peraih Adhi Makayasa di atas Wahyu rata-rata saat ini memang sudah menduduki kursi Kapolda.
Mereka adalah Irjen Rycko Amelza Dahniel (1988) sebagai Kapolda Jateng lalu Irjen Ahmad Dofiri (1989) sebagai Kapolda DIY.
Begitupun dengan Brigjen Herry Rudolf Nahak (1990) yang saat ini duduk sebagai Kapolda Papua Barat.
Selain Wahyu, dalam rangkaian surat telegram ini, juga ada pergantian Gubernur Akpol dari Irjen Achmat Juri ke Brigjen Fiandar.
Total ada 447 personel yang dimutasi dan tercantum dalam delapan surat telegram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pramuka-dari-saka-bhayangakra-polresta-bandar-lampung-raih-juara-umum-pertikara-2019.jpg)