Tak Punya Kartu dan Tak Pernah Sarungan, Menag Fachrul Razi Tak Diundang Hari Santri Nasional
Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Jawa Timur akan menggelar puncak acara Hari Santri 2019, Minggu (28/10/2019) mendatang.
Penulis: Beni Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur akan menggelar puncak acara Hari Santri Nasional 2019, Minggu (28/10/2019) mendatang.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin dijadwalkan hadir dalam acara tersebut.
Anehnya, Menteri Agama Fachrul Razi tidak ada dalam daftar undangan.
Ketua Panitia Hari Santri Nasional Jawa Timur KH Abdussalam Sokhib mengatakan, nama Fachrul Razi tidak masuk ke daftar undangan.
Alasannya, mantan Wakil Panglima TNI itu bukan dari kalangan santri.
"Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin itu santri, termasuk gubernur Jawa Timur juga santri, jadi kami undang," kata Abdussalam dalam konferensi pers menjelang peringatan Hari Santri Nasional di Jawa Timur, Kamis (24/10/2019) malam.
Pihaknya juga mengaku tidak pernah melihat pensiunan TNI itu mengenakan sarung.
Dia juga memastikan bahwa yang bersangkutan tidak memiliki kartu santri.
• Embarkasi Umrah Lampung-Jeddah Batal Dilakukan Akhir Oktober, Kemenag Lampung Ungkap Alasannya
• Pesan Mukri Kepada Santri di Peringatan Hari Santri Nasional 2019
"Mungkin tahun depan beliau punya kartu santri, ya nanti kita undang," ujarnya berkelakar.
Abdussalam menyebut bahwa Fachrul Razi bukanlah dari Nahdlatul Ulama (NU), atau pernah menjabat struktural NU dari tingkat ranting hingga pengurus pusat.
"Saya tidak tahu kalau hanya mengaku NU, karena kita tidak bisa melarang seseorang mengaku NU," ujarnya.
Dalam puncak acara Hari Santri Nasional Minggu nanti, akan digelar Santri Culture Night Carnival atau malam budaya santri.
Dalam acara tersebut dijadwalkan Wapres Ma'ruf Amin akan makan nasi liwet bersama 10.000 santri dari berbagai daerah yang hadir. (kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul menteri-agama-tidak-diundang-pada-puncak-hari-santri-di-jatim