Video Tribun Lampung
VIDEO Festival Kopi Lampung 2019 Resmi Dibuka Gubernur Lampung
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi secara resmi membuka Festival Kopi Lampung 2019 yang bertajuk Woman and Coffee.
Penulis: ikhsan dwi nur satrio | Editor: wakos reza gautama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi secara resmi membuka Festival Kopi Lampung 2019 yang bertajuk Woman and Coffee dengan ditandai pengguntingan pita yang digelar di Taman Gajah, Enggal, Kota Bandar Lampung, Rabu (6/11/2019) malam.
Berdasarkan pantauan Tribunlampung.co.id festival ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Perindustrian Abdul Rohim, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay, Ketua Tim Penggerak PKK Riana Sari, Bupati dan Wali Kota se-Lampung.
Hampir seluruh kabupaten/kota turut berpartisipasi dalam ajang Festival Kopi Lampung 2019 ini.
Masing-masing kabupaten/kota menyediakan stand kopi sebagai ajang pameran bagi para pengunjung yang hadir di festival.
Tak menunggu lama, usai menggunting pita, Arinal besama Nunik pun langsung berjalan mengunjungi stand-stand kopi milik kabupaten/kota untuk meninjau dan mencicipi sajian kopi robusta Lampung.
Arinal dan Nunik terlihat sangat menikmati saat meminum kopi yang disajikan di setiap stand kabupaten/kota.
"Semuanya harus minum kopi ya," ujar Arinal seraya berkeliling.
Sementara Kepala Dinas Perindustrian Lampung Bayana mengatakan, pada acara pembukaan, total ada 5.000 cangkir kopi yang dibagikan secara gratis untuk dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat yang hadir.
"Khusus malam ini kami bagikan 5.000 cup gratis yang dibagikan di beberapa titik di area festival kopi ini," sebut Bayana.
Ribuan masyarakat yang hadir dalam festival ini terlihat sangat antusias mengunjungi stand-stand kopi milik kabupaten/kota yang telah berdiri di area festival ini.
Beberapa di antaranya juga tampak berdiskusi santai sembari menikmati secangkir kopi gratis yang telah disediakan.
(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)
Videografer Tribunlampung.co.id/Ikhsan Dwi Nur Satrio