Pelukan dengan Presiden PKS, Surya Paloh Balas Sindiran Jokowi

Menanggapi singgungan Jokowi, Surya Paloh pun mengatakan kecurigaan yang muncul merupakan diskursus politik

Editor: wakos reza gautama
KOMPAS/KRISTIAN ERDIANTO/VITALIS YOGI TRISNA
Politikus PDIP Nilai Surya Paloh Terlalu Emosional Tanggapi Sindiran Terkait 'Pelukan dengan PKS' 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menanggapi sindiran Presiden Joko Widodo mengenai pelukannya dengan Presiden PKS Sohibul Iman.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyinggung momen pelukan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman.

Hal itu dikatakan Jokowi pada HUT Partai Golkar ke 55 pada Rabu 6 November 2019.

Menanggapi singgungan Jokowi, Surya Paloh pun mengatakan kecurigaan yang muncul merupakan diskursus politik yang paling picisan di Indonesia.

"Hubungan, rangkulan tali silaturahmi itu dimaknai dengan berbagai macam tafsir dan kecurigaan," ujar Surya Paloh.

Tak hanya itu, Surya Paloh juga sempat mengatakan jika di kalangan elite politik justru terlalu banyak intrik dan kecurigaan yang mengundang sinisme.

"Bangsa ini sudah capek dengan segala intrik yang mengundang sinisme satu sama lain, kecurigaan satu sama lain." ujarnya.

Bahkan banyak yang menganggap pelukan itu dimaknai berbagai tafsir dan curiga.

"Hingga kita berkunjung ke kawan, mengundang kecurigaan," ujarnya.

Sindiran Tajam Jokowi ke Surya Paloh yang Peluk Erat Presiden PKS Sohibul Iman

Surya Paloh lalu menyebut, sistem demokrasi yang dianut di Indonesia begitu liberal, tetapi penerapannya sangat ortodoks dan konservatif.

Partai Nasdem dan PKS untuk pertama kalinya bertemu pada Rabu, 30 Oktober 2019.

Saat itu keduanya membantah adanya pembahasan untuk rencana berkoalisi.

Sebelumnya, dalam HUT ke-55 Partai Golkar, Jokowi mengungkapkan pertemuan Surya Paloh dan Sohibul Iman di PKS terlihat begitu erat.

"Bapak Surya Paloh yang kalau kita lihat malam hari ini beliau lebih cerah dari biasanya, sehabis pertemuan beliau dengan Pak Sohibul Iman di PKS," ujar Jokowi dalam pidatonya.

Jokowi juga mengatakan Surya Paloh wajahnya lebih cerah setelah bertemu dan berangkulan dengan Sohibul Iman.

Sumber: TribunNewsmaker
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved