Tribun Lampung Tengah

Simpan Sabu dalam Ban Mobil, Warga Poncowati Diamankan Polisi

Untuk mengelabui polisi, warga Kampung Poncowati itu menyimpan bungkusan kristal haram dan ekstasi di dalam ban mobil pikap yang ia kendarai.

Simpan Sabu dalam Ban Mobil, Warga Poncowati Diamankan Polisi
Kolase Dokumentasi Polsek Terbanggi Besar
Barang bukti sabu dan ekstasi serta satu unit Gran Max miliki Fiky Tri Wibowo di Maposlek Terbanggi Besar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TERBANGGI BESAR - Miliki sabu dan pil ekstasi, Fiky Tri Amali (23) ditangkap Tim Opsnal Polsek Terbanggi Besar, Sabtu (16/11/2019).

Untuk mengelabui polisi, warga Kampung Poncowati itu menyimpan bungkusan kristal haram dan ekstasi di dalam ban mobil pikap yang ia kendarai.

Kepala Polsek Terbanggi Besar Ajun Komisaris Riki Ganjar Gumilar mendampingi Kapolres AKBP I Made Rasma, Minggu (17/11) mengatakan, pihaknya mendapat informasi jika Fiky baru saja bertransaksi barang haram itu.

"Saat dilakukan pengintaian, pelaku berada di Rumah Makan Siang Malam. Setelah ia keluar dan menuju Jalan Jatayu, Bandarjaya Timur, kita lakukan penyergapan," terang Riki Ganjar Gumilar.

Penyergapan sekitar pukul 00.30 WIB itu, polisi hampir saja luput dengan barang bukti yang pelaku bawa.

"Digeledah di badan pelaku tidak ada barang bukti yang kita cari. Tapi saat digeledah di dalam ban yang ada di belakangnya ditemukan (barang bukti)," ujarnya.

Ditresnarkoba Polda Lampung Tangkap 3 Penyalaguna Narkoba, Ini Barang Buktinya

Adapun barangbukti yang diamankan yaitu, tiga bungkus kecil plastik bening yang berisi bubuk kristal diduga kuat sabu, dan satu potong pil berwarna merah jambu diduga ekstasi.

Guna penyidikan lebih lanjut, mobil Gran Max warna hitam dan barang bukti sabu dibawa ke Mapolsek Terbanggi Besar.

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis 2 Agen Sapi di Lampung Tengah, Ini Kronologi Penangkapan

"Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku Fiky tri Amali dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2008 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 Sampai 12 tahun penjara,"tegas Kapolsek.

Pelaku Fiky mengatakan, barang bukti sabu dan ekstasi adalah sisa pakai yang ia konsumsi.

Ia mendapatkan barang bukti dari seseorang di kawasan Terbanggi Besar, seharga Rp 250 ribu.(tribunlampung.co.id/syamsir alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved