Tribun Tulangbawang

420 Aparatur Kampung Tulangbawang Ikut Bimtek Penataan Kewenangan Desa

Bupati Tulangbawang Winarti secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Khusus Percepatan Penataan Kewenangan Desa, Senin (18/11).

420 Aparatur Kampung Tulangbawang Ikut Bimtek Penataan Kewenangan Desa
ISTIMEWA
BIMTEK - Bupati Winarti saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Khusus Percepatan Penataan Kewenangan Desa di Swiss-BelHotel Bandar Lampung, Senin (18/11). 

420 Aparatur Kampung Ikut Bimtek Penataan Kewenangan Desa

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Bupati Tulangbawang Winarti secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Khusus Percepatan Penataan Kewenangan Desa, Senin (18/11).

Kegiatan diikuti 420 peserta yang terdiri dari kakam, sekdes dan ketua BPK, dan 15 camat selaku pendamping. Kegiatan berlangsung 17-20 November di Hotel Swiss-BelHotel Bandar Lampung.

Hadir pada kegiatan itu Kasubdit Fasilitasi Penataan Kewenangan Dirjen Bina Pemdes Kemendagri, dan Ketua IKA Alumni Universitas Padjajaran.

Winarti Sabet Penghargaan Bupati Kinerja Terbaik dari Seven Media Asia

Dari unsur pemkab hadir Asisten I Akhmad Suharyo, Kadis PMK Yendahren, Kadis Kominfo Dedi Palwadi, Irban II Inspektorat dan Kabag Hukum Anuari.

"Acara ini berguna untuk membangun kompetensi aparatur. Perubahan cepat berlalu, aparat kampung harus mampu cepat menyesuaikan kemampuan agar bisa memberikan pelayanan terbaik, karena Kampung adalah basis pembangunan kita," ujar Hikmah Kurnia, Ketua IKA Unpad, yang juga ketua pelaksana kegiatan bimtek.

Sementara, Kasubdit Fasilitasi Penataan Kewenangan Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Soutma Sihombing mengatakan, kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat, sehingga patut untuk diberikan apresiasi.

Target Piala Adipura, Bupati Winarti Ancam Copot ASN yang Tak Jaga Kebersihan

"Kita harus terus berupaya memperbaiki SDM, karena dengan SDM yang menguasai aturan, maka tata kelola pemerintahan kampung bisa dilaksanakan dengan baik," ujarnya.

Bupati Winarti menyatakan, penyerapan dana desa memang penting, tapi yang lebih penting programnya harus bisa menyentuh masyarakat.

Selain itu, Winarti juga menyampaikan tidak ada bupati yang menghambat penyaluran dana desa. "Tapi ingat, kalian punya kewajiban pertanggunganjawaban atas dana desa, maka cepat selesaikan dulu SPJ, baru mengajukan lagi," ucap Winarti.

Keberhasilan kepala kampung, menurut Winarti, salah satunya adalah bisa membuat peningkatan perputaran roda perekonomian di kampungnya.

"Jadi jangan ragu dengan dana ekonomi kreatif kita, mari kita tarik dana dari luar untuk investasi di daerah kita," tandasnya. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved