Tribun Lampung Tengah

Modus Anggota Fiktif, Pegawai Koperasi di Lampung Tengah Gelapkan Dana Puluhan Juta

Akibatnya, Koperasi Sehati Makmur Abadi yang beralamat di Kampung Wates, Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah mengalami kerugian Rp 46,5 juta.

Modus Anggota Fiktif, Pegawai Koperasi di Lampung Tengah Gelapkan Dana Puluhan Juta
net
Ilustrasi - Penggelapan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Firta Kristian (27) diduga menggelapkan dana puluhan juta di koperasi tempatnya bekerja.

Akibatnya, Koperasi Sehati Makmur Abadi yang beralamat di Kampung Wates, Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah mengalami kerugian Rp 46,5 juta.

Firta menjabat sebagai unit officer di Koperasi Sehati Makmur Abadi.

Kepada penyidik, Firta mengaku melakukan penggelapan dengan modus membuat laporan anggota koperasi fiktif kepada atasannya.

"Laporan anggota fiktif itu supaya uang dari koperasi keluar. Saya lakukan itu karena pembukuan saya yang pegang," terang Firta di Mapolsek Gunung Sugih, Senin (18/11/2019).

Kata Firta, dana tersebut ia pindahkan ke rekening pribadinya untuk digunakan memenuhi keperluan sehari-hari.

Terbukti Gelapkan Uang Perusahaan Rp 1,1 Miliar, Yuliana Divonis 2 Tahun 4 Bulan, Lihat Reaksinya

Wanita Cantik Ini dengan Mudah Gelapkan 62 Mobil Rental, Begini Modusnya

"Rata-rata dana yang keluar di kisaran Rp 5 juta hingga Rp 7 juta setiap bulannya. Tadinya saya melakukan itu karena pengawasan dari atasan longgar," ujar Firta.

Jon Alexander selaku pelapor mengaku sudah mencurigai adanya penggelapan dana koperasi sejak Maret 2019 lalu.

Ia mengatakan, banyak pengeluaran koperasi yang tidak menyasar kepada anggota.

"Karena tidak hanya membuat data anggota fiktif, tetapi dia juga membuat lapping dan markup jumlah pinjaman tanpa sepengetahuan pihak koperasi dari bulan Maret 2019," terang kepala cabang Koperasi Sehati Makmur Abadi ini.

Karena kerugian koperasi sudah mencapai angka puluhan juta, akhirnya Jon melapor ke Polsek Gunung Sugih.

Ia berharap pelaku diamankan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Gunung Sugih Iptu Des Herison mengatakan, setelah melakukan penyelidikan dan mendapatkan keterangan dari saksi-saksi, pihaknya menangkap Firta Kristian di kediamannya di Kampung Mojopahit, Kecamatan Punggur, Sabtu (16/11/2019) sekitar pukul 17.30 WIB.

Diduga Gelapkan 30 Mobil dan Terpapar Radikalisme, Oknum Polisi di Lampung Masuk DPO

"Pelaku mempunyai dua tempat tinggal. Setelah dipastikan posisinya, pelaku ditangkap di rumahnya," jelas Iptu Des Herison.

Firta dijerat pasal 374 KUHP dan 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4-5 tahun penjara. (Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved