Tak Kuat Imbangi Gaya Hidup Istri, Gaji Habis untuk Cicilan Mobil, Seorang Satpam Nekat Bakar Diri
Kanit Reskrim Polsek Cipayung Iptu Esti Budi Setyanta mengatakan rentetan masalah tersebut diduga berawal dari masalah ekonomi keluarga.
Penulis: Romi Rinando | Editor: Noval Andriansyah
Keterangan dia selain jadi security dia nyambi kerjaan lain untuk kebutuhan makan," ujarnya.
Namun kebenaran pernyataan HF belum dapat dipastikan karena SA dan orang tuanya belum memberikan keterangan kepada penyidik Polsek Cipayung.
5. Sedang Proses Cerai
Budi menyebut motif HF melakukan percobaan bunuh diri masih bersifat sepihak hingga SA dan orang tuanya memberi keterangan.
"Istrinya belum mau memberi keterangan, tapi nanti pasti kita panggil untuk memastikan motif korban bakar diri.
Untuk sekarang keterangan yang kita dapat baru dari pihak suami," tuturnya.
Keterangan sementara yang dikantongi penyidik dari HF yakni bahwa SA sudah melayangkan gugatan cerai dan sudah pisah ranjang sekitar dua bulan.
Peristiwa Serupa, Driver Ojol Bakar Diri
Kasus bakar diri juga sempat terjadi di Jakarta Utara
Sebelumnya, aksi bakar diri pengemudi (driver) ojek online Muhammad Hasan (37) menggegerkan warga Jalan Mahoni, Lagoa, Koja, Jakarta Utara pada Selasa (12/2/2019) malam.
Dalam Video detik-detik evakuasi driver ojek online tampak jenazah korban yang sudah terbungkus kantong kuning dibawa petugas dari dalam kamar mandi rumah orang tuanya di Jalan Mahoni Gang I, Blok E, RT 01/RW 01, Lagoa.
Aksi bakar diri driver ojek online ini sempat membuat warga panik karena apinya yang cukup besar.
Beruntung kebakaran itu sudah bisa dipadamkan warga sebelum petugas pemadam dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara datang ke lokasi.
Kanit Reskrim Polsek Koja, Andry Suharto mengatakan korban diduga membakar dirinya sendiri lantaran depresi.
Namun, penyebab korban depresi hingga saat ini masih didalami.