Tribun Tulangbawang

Winarti: Pers Penting untuk Menarik Investor Masuk Tulangbawang

Bupati Tulangbawang Winarti menyebut pers berperan penting untuk menarik investor ke suatu wilayah.

Winarti: Pers Penting untuk Menarik Investor Masuk Tulangbawang
TRIBUN LAMPUNG/ENDRA ZULKARNAIN
TRIBUN LAMPUNG/ENDRA ZULKARNAIN WORKSHIOP - Bupati Winarti di sela-sela Workshop Pendidikan dan Sosialisasi UU No 40 Tahun 1999, di Hotel Le'Man Unit ll, Banjaragung, Rabu (20/11). 

Winarti: Pers Penting untuk Menarik Investor Masuk Tulangbawang 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANJAR AGUNG - Bupati Tulangbawang Winarti menyebut pers berperan penting untuk menarik investor ke suatu wilayah.

Ini lantaran pers dinilai punya peran penting untuk membentuk opini di masyarakat melalui pemberitaan yang positif.

Winarti Sabet Penghargaan Bupati Kinerja Terbaik dari Seven Media Asia

"Dengan informasi-informasi baik yang disebarkan wartawan akan membawa investor datang ke suatu wilayah. Itu kan sangat penting. Karena dapat mengurangi tingkat pengangguran. Sehingga terjadi peningkatan tingkat perekonomian masyarakat," tandasnya.

Hal tersebut ditegaskan Winarti saat membuka Workshop Pendidikan dan Sosialisasi UU No 40 Tahun 1999, di Hotel Le'Man Unit ll, Banjaragung, Rabu (20/11).

Workshop yang menghadirkan para dewan guru dan kepala sekolah tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan baru kepada para dewan guru dan ASN yang bertugas di Tuba tentang dunia jurnalistik.

"Wartawan atau pers adalah pilar demokrasi dan pembangunan. Melalui pers akan mempermudah dalam memyebarkan informasi tentang hasil pembangunan yang telah dan akan dilakukan di Kabupaten Tulangbawang," kata Winarti.

Bupati Tubaba Ajak Wartawan Ikut Berkontribusi Majukan Daerah

Peserta workshop mengajukan pertanyaan kepada Ketua Umum PWI Atal S Depari.
Pertanyaan seputar peran dan tugas pers serta cara meladeni wartawan yang dianggap abal-abal.

Para peserta yang berasal dari unsur kepala SD dan SMP serta ASN di Tulangbawang itu, mengeluh lantaran mereka kerap jadi sapi perah oknum wartawan tidak bertanggung jawab.

Seorang peserta dari Rawapitu menanyakan, upaya atau langkah yang harus dilakukan jika sering kedatangan tamu wartawan bodrek atau wartawan abal-abal.

"Anda lebih baik melakukan aktifitas belajar mengajar dan tidak perlu menanggapi mereka," kata Atal menjawab pertanyaan peserta.

Kepala Dinas Pendidikan Nasaruddin mengatakan, peran media dalam membangun daerah sangat penting terutama dalam hal pendidikan. Itu karena media dapat menjadi sumber acuan bagi warga untuk memperoleh informasi aktual, terpercaya dan dapat dibuktikan kebenarannya.(end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved