Ciputra Meninggal Dunia
Kisah Inspiratif Taipan Properti Tanah Air, Ciputra, Pernah Tak Naik Kelas, tapi Jago Berhitung
Meninggalnya Ciputra, taipan properti Tanah Air meninggalkan banyak hal, termasuk deretan kisah inspiratifnya menuju kesuksesan.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bos Ciputra Grup, Ciputra atau Tjie Tjin Hoan, berpulang di usia 88 tahun.
Kepergian taipan properti Tanah Air tersebut menyisakan kesedihan di keluarga dan kerabat serta para koleganya.
Namun demikian, ada banyak kisah inspiratif yang ditinggalkan Ciputra semasa hidupnya.
Pebisnis properti sukses tutup usia dengan meninggalkan setumpuk kisah inspiratif.
Ciputra kecil pernah tak naik kelas hingga dibilang tak punya masa depan.
Meninggalnya Ciputra, taipan properti Tanah Air meninggalkan banyak hal, termasuk deretan kisah inspiratifnya menuju kesuksesan.
• Mengenang Bos Ciputra Grup, Lihat 11 Hotel Mewah Milik Ciputra Tersebar di Indonesia
• Siapa Ciputra? Pengusaha Ciputra Meninggal di Singapura, Masuk Daftar Orang Terkaya di Indonesia
Di masa kecilnya, Ciputra menjalani kehidupan yang terbilang cukup keras.
Bahkan ia dinilai tidak bisa bersaing dengan anak seusianya hingga dibilang tidak punya masa depan.
Hal tersebut tertuang dalam buku biografi Ciputra yang berjudul The Passion of My Life.
Dalam buku tersebut, diceritakan bahwa Ciputra benci dengan pelajaran Bahasa Belanda.
Ia lebih suka dan mahir dalam pelajaran berhitung.
Pendiri Ciputra Group itu mengaku malas menghafal Bahasa Belanda karena toh bahasa tersebut tidak dipakai di rumah.
Hal tersebut membuat Ciputra mendapatkan nilai yang buruk untuk mata pelajaran Bahasa Belanda.
Akibatnya Ciputra tidak naik kelas 2 SD ke kelas 3 SD.
Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga dan kerabat banyak yang menghina Ciputra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kisah-inspiratif-taipan-properti-tanah-air-ciputra-pernah-tak-naik-kelas-tapi-jago-berhitung.jpg)