Hakim PN Medan Jamaluddin Dibunuh, Sang Anak Ungkap Kejanggalan Ini

Mulanya, Kenny Akbari menyatakan keseharian sang ayah yang biasanya tak pernah keluar rumah di pagi hari buta.

Editor: taryono
tribun medan
Hakim PN Medan Jamaluddin Dibunuh, Sang Anak Ungkap Kejanggalan Ini 

"Aku bingung kapan ditabraknya itu pagar. Katanya pagi ditabraknya mungkin aku enggak ada dirumah. Tetapi seharusnya ada bekas ditabraknya di pagar itu kalau memang benar."

"Pasti aku tahu kok beda ya pagar rumahku, tetapi itu tak ada," beber Kenny Akbari.

Mengenai dugaan istri hakim PN Medan terlibat di kasus ini, Kenny Akbari menegaskan hal itu tak dimungkinkan dilakukan sang ibunda.

"Enggak mungkin. Kalau memang iya, apa motifnya?" tegas Kenny Akbari.

Kenny Akbari menilai, sang ayah selalu memberikan seluruh kebutuhan ibundanya.

"Secara finansial, apa sih yang enggak dikasih ke bunda?" ucap Kenny Akbari.

Sebelumnya diketahui sempat menyeruak kabar bahwa aktor dibalik tewasnya Jamaluddin didalangi oleh orang terdekat.

Hal itu disampaikan oleh Kapolda Sumut seminggu yang lalu saat menghadiri acara jalan santai di Lapangan Merdeka Medan.

"Perkembangan Jamaluddin, kita masih mendalami informasi-informasi dan alibi yang diberikan oleh saksi," kata Kapolda Sumut Agus Andrianto usai menghadiri acara di Mapolrestabes Medan, Senin (9/12/2019).

Ternyata Ini Sosok Pelakunya, Pembunuhan Hakim PN Medan Terkuak, Polisi Ungkap Orang Dekat

Dijelaskan Agus bahwa pihaknya terus mendalami hasil pemeriksaan labfor dan forensik dengan harapan kasus ini bisa segera selesai dan terungkap jelas siapa pelaku dibalik pembunuhan tersebut.

"Sampai saat ini saksi yang diperiksa sudah 25 orang. Anak dan istri dari Jamaluddin juga ikut diperiksa," ungkap Agus.

SIMAK VIDEONYA:

Misteri Kematian Hakim Jamaluddin

Misteri kematian hakim Jamaluddin, hingga kini belum terungkap. Hakim Jamaluddin ditemukan tewas di mobil Toyota Land Cruiser berpelat BK 77 HD di areal kebun sawit Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (29/11/2019).

Berdasarkan hasil autopsi, diketahui korban sudah meninggal 20 jam sebelum dilakukan autopsi.

Artinya, hakim Jamaluddin (55) sudah meninggal sekitar pukul 03.00 atau 04.00 pagi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved