Seleb

Betrand Peto Minta Dicium Sarwendah, Ulahnya Berbuntut Panjang

Di usianya yang sudah 13 tahun, sikap manja Betrand Peto ke Sarwendah dianggap sudah dibatas kewajaran

Tayang:
Editor: taryono
Instagram Ruben Onsu @ruben_onsu
Betrand Peto Minta Dicium Sarwendah, Ulahnya Berbuntut Panjang 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Nama Betrand Peto Putra Onsu, putra sulung Ruben Onsu kian menjadi bahan perbincangan saat ini.

Bahkan Betrand Peto dan Sarwendah menjadi trending topik di media sosial twitter akhir-akhir ini.

Sayangnya bukan prestasi yang membuat namanya trending, melainkan aksi Betrand Peto ke ibu angkatnya Sarwendah.

Di usianya yang sudah 13 tahun, sikap manja Betrand Peto ke Sarwendah dianggap sudah dibatas kewajaran.

Seperti beberapa waktu lalu, di video stories yang dibagikan Ruben Onsu, Betrand Peto terlihat sengaja menyenggol dada Sarwendah.

Sedangkan terbaru, lagi-lagi aksi Betrand Peto yang terkesan memaksa Sarwendah menciumnya dengan bibir menuai reaksi publik.

Dalam cuplikan video terbaru yang viral di Instagram, Facebook dan YouTube, tampak aksi peluk cium Betrand Peto bertubi-tubi sampai jatuh dan terguling di lantai.

Betrand Peto Video Call dengan Sarwendah, Paksa Istri Ruben Onsu Lakukan Ini Berulang-ulang

Melansir dari youtube Trans TV Official, kejadian tersebut terjadi di sebuah wahana permainan anak.

Saking bahagianya bermain, Betrand Peto meluapkan kegembiraannya pada sang ibu angkatnya, Sarwendah.

Awalnya Betrand Peto yang meminta Sarwendah dicium pipi kanan kirinya, berlanjut ke dagu.

Tampak dalam video terebut, Betrand Peto menciumi Sarwendah di pipi kanan, pipi kiri, dahi, dan dagu.

Tak hanya mencium Sarwendah, Betrand Peto juga meminta Sarwendah mencium dirinya.

Tak menggunakan bibir yang dilipat, Betrand Peto meminta Sarwendah menciumnya dengan benar.

Ciuman Sarwendah mendarat berkali-kali juga di pipi kanan, pipi kiri, dahi, dan dagu Betrand Peto.

Usai Sarwendah mencium, Betrand Peto kembali menciumnya. "I love you bun," ujarnya.

Thalia tak mau ketinggalan, minta dicium oleh Sarwendah.

Sarwendah mencium putrinya di bagian pipi dan bibir.

Lagunya Meledak hingga Banjir Job, Honor Betrand Peto Diambil Ruben Onsu atau Sarwendah?

Melihat Sarwendah mencium Thalia, Betrand Peto naik ke punggung Sarwendah, sambil mencium pipinya, dan berkata,"I love You Bun."

Karena berat, Sarwendah pun terjatuh sambil tertawa, kembali mendapat hujanan ciuman.

Video lengkapnya ada di sini, mulai menit ke 5:34

Ruben Onsu Beri Hukuman PadaBetrand PetoSetelah Lakukan Kesalahan Ini

Namun, beberapa waktu lalu Ruben mengaku sempat menghukum anaknya karena melakukan kesalahan, hal itu terungkap dalam tayangan di Brownis (17/11/2019).

Dalam tayangan itu, diperlihatkanlah momen kebersamaan Ruben dan keluarganya.

Saat itu mereka berencana untuk berlibur ke daerah puncak.

Sebelum berangkat, Ruben memberikan sebuah kejutan pada Betrand.
Ternyata Ruben mengembalikan skuter milik Betrand yang telah disita sebelumnya.

Ruben mengaku jika sebelumnya anaknya itu melakukan kesalahan sehingga ia menghukum Betrand dengan melarangnya bermain skuter selama tiga hari.

"Dia keasikan main sampe ada beberapa tugasnya dia lupa," ujar Ruben.

"Makannya saya umpetin itu (skuter), tiga hari nggak boleh main skuter, dia harus tanggung jawab sama tugas-tugasnya dia, PR-PR-ya dia akhirnya skuternya balik lagi deh," tambahnya.

Dalam tayangan di kanal YouTube milik Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama (7/11/2019), Ruben mengaku jika dirinya danSarwendahtak membedakan perlakuan antara Betrand dan anaknya yang lain.

"Gue jujur ni, nggak ngerasa dia (Betrand) orang lain. Jadi kalo dia salah kaya anak sendiri aja," ungkap Ruben.

"Nggak ada perlakuan khusus ke Thalia atau Betrand, jadi ketika mereka buat salah harus kita kasih tahu," tambahnya.

Download Lagu Deritaku MP3 Betrand Peto Putra Onsu, Lengkap Lirik & Video Klipnya

Pendapat Psikolog Anak

Belum lama ini kelakuan putra angkat Ruben Onsu,Betrand Peto mendapat sorotan tajam publik.

Pasalnya Betrand Peto dianggap bersikap kelewat manja terhadap istri Ruben Onsu, Sarwendah.

Bahkan salah satu video yang beredar belum lama ini memperlihatkan Betrand Peto menyentuh dada Sarwendah.

Beragam spekulasi publik pun muncul terkait hal ini, tak sedikit yang mempertanyakan cara Sarwendah dan Ruben Onsu dalam mendidik Betrand Peto.

Terlebih usiaBetrand Petosendiri kini sudah menginjak 13 tahun, dimana itu merupakan usia pubertas bagi anak-anak.

Terkait hebohnya masalah ini, baik Ruben Onsu mau pun Sarwendah nyatanya tidak begitu peduli dengan beragam tanggapan warganet tersebut.

Namun perilaku Betrand Petoini ditanggapi oleh salah seorang psikolog anak bernama Astrid WEN.

Dilansir dari Kompas.com, Astrid mengatakan ada beberapa kemungkinan sikap Betrand Peto itu timbul karena ketidaksengajaan.

Ia juga tak bisa serta merta mengatakan bahwa sikapBetrand Petotersebut adalah sebuah kesalahan.

Pasalnya, bila menilik dari latar belakang masa lalu yang dialami Betrand Peto, ada kemungkinan anak Ruben Onsuini tidak pernah mendapatkan edukasi seks sejak dini.

Bukan sedukasi tentang hubungan seks secara harfiah namun perbedaan gender secara mendasar yang harusnya diajarkan sejak usia 1,5 tahun menuju 2 tahun.

“Tidak bisa ditentukan apakah intensional (disengaja) atau tidak, tidak bisa di-judge.

Tapi kalau dari ceritanya, dia (Betrand) yang tidak pernah dapat ASI sebelumnya dan lain-lain mengingatkan kita akan pentingnya edukasi seks sejak dini,” tutur Astrid kepada Kompas.com, Rabu (11/12/2019).

Menurut Astrid, pendidikan edukasi seks itu harusnya dimulai sejak anak-anak masih berusia golden age dan bukan dimulai saat remaja.

“Edukasi seks itu harus diajarkan mulai usia 1,5 menuju 2 tahun.

Bukan diajarkan tentang berhubungan seks ya, tapi hal mendasar yaitu gender,” lanjutnya.

Namun dalam kasus seperti Betrand Peto seperti ini, Astrid mengatakan perlu adanya peran kedua orang tua angkat untuk menentukan batasan fisik dan mengajarkan cara pemberian kasih sayang yang benar.

"Jika kasusnya anak asuh apalagi yang sudah remaja, perlu dibantu dengan edukasi atau pengajaran.

Supaya tidak terjadi miskomunikasi. Ibu berhak menentukan batasan fisik, dan mengajarkan bahwa 'cara pemberian kasih sayang di keluarga ini berbeda dengan keluargamu sebelumnya',” papar Astrid.

Terkait Sarwendah yang menepis tangan anak angkatnya, berdasarkan pengamatan Astrid sikap istri Ruben Onsu sudah melakukan hal benar.

Menururt Astrid sikap Sarwendah tersebut adalah mekanisme refleks pertahanan diri yang tak bisa dicegah dan wajar.

Pasalnya, sudah insting manusia terlebih wanita untuk memberi batasan pada area personal.

"Itu sudah benar, kalau saya lihat di videonya, Sarwendahi tu refleks menepis (tangan anaknya).

Itu merupakan mekanisme pertahanan diri, penanda batasan area personal kita,” tutur Astrid dari Kompas.com.

Astrid melihat reaksi Sarwendah menepis tangan  Betrand Peto adalah hal yang wajar dan refleks.

Jika tidak begitu, lanjut ia, bisa jad iSarwendah memiliki trauma akan sentuhan fisik atau kejadian yang tidak umum sebelumnya.

“Aku lihat caraSarwendahmenepis masih wajar. Ibu memang sangat berhak disentuh oleh anaknya.

Namun jika sentuhan itu dirasa berlebihan oleh ibu, ibu berhak memberitahu anaknya,” lanjutnya.

Dalam hubungan ibu dan anak memang harus ada kontak fisik untuk membuktikan kasih sayang, namun penting juga bagi seorang ibu untuk memberi batasan kepada sang anak.

Astrid mengatakan dari sisi ibu sendiri, penting untuk mengatakan bahwa ‘mama sayang sama kamu, tapi mama kurang nyaman jika disentuh seperti ini’.

Kemudian, menunjukkan cara sentuhan yang nyaman untuk ibu misal dengan menggengam tangan.

Edukasi seperti ini akan berpengaruh terhadap relasi pertemanan dan percintaan si anak di masa mendatang.

“Cara kita memberikan batasan juga akan dicontoh oleh anak, dalam relasi pertemanan atau dengan lawan jenisnya,” tutup Astrid.

Artikel ini telah tayang di sumsel.tribunnews.com

# Betrand Peto Minta Dicium Paksa Sarwendah, Ulahnya Berbuntut Panjang

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved