Kenali Gejala dan Cara Mengobati Intertrigo atau Kemerahan Pada Lipatan Kulit Bayi

Ada banyak penyakit kulit yang bisa menyerang bayi. Salah satunya adalah intertrigo yakni peradangan atau kemerahan pada bagian lipatan.

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Pixabay
ilustrasi - Kenali Gejala dan Cara Mengobati Intertrigo atau Kemerahan Pada Lipatan Kulit Bayi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Ada banyak penyakit kulit yang bisa menyerang bayi.

Salah satunya adalah intertrigo yakni peradangan atau kemerahan pada bagian lipatan.

dr Antoni Miftah, Sp.KK, FINSDV mengatakan, pada bayi intertrigo biasanya terjadi pada daerah pantat dan ketiak bayi.

Salah satu penyebab intertrigo, karena ruam popok yang dialami bayi.

"Ruam popok biasanya terjadi karena ibunya terlambat mengganti popok bayi itu. Sehingga air kencing bayi penuh di dalam popok, kotor, dan menyebabkan timbulnya bakteri," ujar dr Antoni.

Tapi bisa juga terjadi karena memang bayi itu rentan terhadap jamur.

Adapun jamur yang menyebabkan intertrigo adalah jamur candida.

Biasanya jamur candida berasal dari lingkungan yang lembab dan basah.

VIDEO Bayi Menangis Peluk Jenazah Sang Ibu, Beri Pesan Terakhir: Kau Tetap Anak Kecilku

Selain bayi, intertrigo juga sebenarnya bisa terjadi pada orang dewasa.

Biasanya intertrigo pada dewasa muncul di bagian lipatan dalam seperti ketiak, bawah payudara, perut, dan daerah genetal.

Intertrigo juga bisa terjadi pada bagian luar yakni lipatan tangan dan kaki. Intertrigo pada orang dewasa disebabkan karena kegemukan.

Akibat kegemukan itu daerah lipatan jadi lembab, mudah iritasi, dan akhirnya timbul jamur.

Bayi Baru Lahir Meninggal Dunia, Jatuh ke Lantai Saat Dilahirkan Akibat Dokter Gagal Tangkap

Intertrigo biasanya disertai dengan rasa gatal dan perih kalau timbul luka atau iritasi.

Kalau intertrigo dibiarkan terus menerus, bisa menyebabkan intertrigonya makin lebar jika intertrigo disebabkan jamur.

Sebenarnya selain jamur bisa juga disebabkan bakteri yang bernama eritrasma.

Jika mengalami intertrigo atau bayinya mengalami intertrigo, segera datang ke dokter.

Terhadap pasien intetrigo dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai agar intertrigo bisa cepat sembuh.

Jika disebabkan jamur akan diberi anti jamur.

Jika disebabkan bakteri akan diberikan anti bakteri. Untuk membedakan antara jamur dan bakteri, dokter akan melakukan pemeriksaan khusus.

Pengobatan juga dilakukan terhadap gejala yang timbul.

Misal jika ada gatal diberikan anti gatal, dan diberikan vitamin jika bayinya rewel dan tidak mau makan.

Biasanya setelah satu minggu pengobatan, intertrigo bisa sembuh.

Ada istilah mencegah lebih baik daripada mengobati.

Istilah itu berlaku untuk semua penyakit termasuk intertrigo.

Ada baiknya lakukan pencegahan intetrigo.

Salah satu cara pencegahannya dengan tetap menjaga bayi agar tetap higienis.

Seperti dengan mengganti popok bayi setiap 2-3 jam sekali.

Kemudian pencegahan lain dengan segera ganti baju dan celana bayi jika basah, serta jika sudah waktunya mandi segera dimandikan.

Cara pencegahan ini yang penting diedukasi pada ibu.

Untuk orang dewasa jaga kebersihan diri, supaya tubuh tidak lembab terutama daerah lipatan.

Kemudian sanitasi untik menjaga lingkungan agar tidak mudah lembab dan kotor.

"Jika pencegahan itu tidak dilakukan, bisa terkena intertrigo. Bahkan yang sudah pernah kena intertrigo, ada kemungkinan bisa kena lagi jika tidak bisa mencegahnya," ujar dr Antoni. (Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved