Badak Lampung FC
Penyesalan Milan Petrovic di Laga Terakhir Badak Lampung
Badak Lampung FC menutup kompetisi Liga 1 2019 dengan kekalahan saat menghadapi Persebaya Surabaya.
Penulis: Tama Yudha Wiguna | Editor: Daniel Tri Hardanto
Milan pun mengungkapkan penyesalannya karena gagal membawa Badak Lampung FC bertahan di Liga 1 musim depan.
“Tapi pada akhirnya kita tetap sedih, karena kami harus meninggalkan kompetisi liga ini pada musim depan. Saya pikir kita memiliki cukup kualitas untuk bertahan,” ujar Milan.
“Musim depan kita harus persiapkan tim dengan bagus dan matang, serta memiliki susunan pemain yang jauh lebih kuat. Jadi musim selanjutnya (2021) kita bisa kembali berkompetisi di Liga 1,” tandasnya.
Sementara itu, kiper Badak Lampung Dikri Yusron mengaku hukuman penalti di babak kedua menjadi momentum kebangkitan Persebaya setelah sempat tertinggal.
• Badak Lampung FC Bermain Imbang 0-0 Melawan Persebaya di Babak Pertama
“Namun memang di babak kedua kita sempat unggul dan memberi rasa percaya diri. Tapi sayangnya setelah itu kita dihukum penalti. Mungkin itu juga yang membuat mental teman-teman jadi sedikit lebih turun,” ujar Dikri.
Kendati demikian, pemain 24 tahun ini tetap bangga telah menjadi bagian dari tim Badak Lampung meski akhirnya harus terlempar ke Liga 2.
“Tapi di sisi lain saya bangga bisa bergabung dengan Badak Lampung, meskipun musim depan kita bermain di Liga 2,” tandasnya. (tribunlampung.co.id/tama yudha wiguna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kalah-dari-persebaya-pelatih-badak-lampung-milan-petrovic-tetep-bangga.jpg)