Kondisi Terkini Desa Batu Belubang Bangka Tengah, Warga Sumsel Diultimatum Harus Pergi Sore Ini
Informasi yang diterima bangkapos.com, warga Batu Belubang mengultimatum warga pendatang di daerah tersebut untuk pergi.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Situasi di Desa Batu Belubang, Bangka Tengah pasca kejadian penusukan ayah dan anak masih memanas. Warga Sumsel diminta segera pergi dari desa hingga batas waktu pukul 16.00 WIB.
Minggu (22/12/2019) warga masih berkumpul dan mendesak seluruh warga pendatang untuk pergi dan mengangkut alat tambang dan kapal motor dari perairan Desa Batu Belubang.
Informasi yang diterima bangkapos.com, warga Batu Belubang mengultimatum warga pendatang di daerah tersebut untuk pergi.
"Warga kasih waktu sampai jam empat sore. Minta semua TI, speed diangkat semua dari sini," kata Bu warga Desa Batubelubang kepada bangkapos.com.
Sampai saat ini warga masih berkumpul di tepi pantai. Aparat keamanan juga berjaga di desa tersebut.
Diberitakan sebelumnya dua warga Desa Batubelubang ditikam oleh orang tak dikenal.
Warga setempat menduga pelaku adalah warga pendatang di daerah tersebut.
Warga pun marah dan meminta warga pendatang di kawasan tersebut untuk pindah.
• Kondisi Terkini Ayah dan Anak Korban Penusukan di Bangka Tengah yang Bikin Warga Sumsel Diungsikan
Fakta-fakta warga Sumsel diungsikan dari Batu Belubang Bangka Tengah
Kasus ayah dan anak ditusuk di Batu Belubang, Bangka Tengah hingga kini masih ditangani polisi. Dua korban yang merupakan warga Batu Belubang yang ditusuk pria asal Sumatera Selatan hingga kini masih dirawat di rumah sakit.
Warga asal Sumsel yang kalut dan panik karena harus mengungsi hanya bisa pasrah ketika dievakuasi ke kantor polisi.
Nani (37) tergopoh-gopoh membawa barang seadanya. Wajahnya begitu kalut saat proses evakuasi berlangsung di rumah Ketua RT 8 Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Sabtu (21/12) malam.
Ia terpaksa harus pindah dari rumah yang sebelumnya ia tempati meski baru empat hari ia melahirkan bayi laki-laki.
Warga Kabupaten Kayu Agung, Sumatera Selatan bersama sang bayi bernama Aldi Al Qhori harus dievakuasi, buntut dari penikaman yang dialami dua warga Desa Batu Belubang, Sabtu sore.
Berikut sejumlah fakta yang dirangkum Bangka Pos terkait kejadian ayah dan anak ditusuk di Desa Batu Belubang.
• Warga Sumsel Harus Angkat Kaki dari Desa di Bangka Tengah: Kami Cari Makan, tak Tahu Apa-apa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/warga-sumsel-diultimatum-mengungsi-batu-belubang.jpg)