8 Sanca dan Kobra Tangkapan BPBD Diserahkan ke Komunitas Pecinta Ular
Sepanjang Desember 2019, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung sudah mengevakuasi sedikitnya delapan ekor ular.
Penulis: Joviter Muhammad | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sepanjang Desember 2019, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung sudah mengevakuasi sedikitnya delapan ekor ular.
Ular-ular tersebut dari berbagai jenis, seperti sanca, kobra, dan lainnya.
Meski meresahkan warga, ular-ular tersebut tidak dibunuh.
BPBD menyerahkannya kepada komunitas pecinta ular.
"Begitu terima laporan, satgas jaga datang ke lokasi. Kita tangkap dan kita serahkan ke komunitas pecinta ular," ujar Kasi Tanggap Darurat Evakuasi dan Kebakaran BPBD Bandar Lampung Suhaimi, Jumat (27/12/2019).
• Temukan Ular Kobra di Rumah, Hubungi Call Center BPBD
• VIDEO Pertarungan Kucing Vs 3 Kobra di Mojokerto, 2 Ular Mati Dicakar dan Digigit
Suhaimi menyebut, salah satu komunitas tersebut yakni Lampung Rescue.
Selain diserahkan ke komunitas, BPBD juga merilis atau melepas ular ke habitat aslinya seperti hutan dan rawa rawa.
Ia menyebut, Desember merupakan masanya ular untuk kawin dan bertelur.
Jadi, kata Suhaimi, wajar jika banyak bermunculan ular, baik di rumah maupun tengah permukiman warga.
Terlebih lagi saat ini musim hujan menyebabkan sarang ular terendam air.
"Ada sekitar delapan laporan di bulan ini. Semuanya langsung kita evakuasi," jelasnya.
Terakhir, lanjut Suhaimi, pihaknya berhasil mengeksekusi ular jenis kobra sepanjang 30 cm di sebuah indekos Jalan Pramuka Gang Way Lalan, Kelurahan Langkapura, Rabu (25/12/2019).
Menurut Suhaimi, pemilik kosan atas nama Mega melapor ke BPBD setelah salah satu penghuni melihat ular.
"Evakuasinya sekitar jam 14.40 WIB. Kobra tersebut berada di atas ranjang penghuni kosan," katanya.
Menerima laporan itu, Satgas BPBD Mako Tendean langsung menuju lokasi bersama empat personel.
"Sudah kita evakuasi dan diserahkan ke komunitas pecinta ular," tandasnya. (tribunlampung.co.id/joviter muhammad)