Tanya Dokter
Apa Itu Kutu Rambut, Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Kutu Rambut
Kutu rambut adalah penyakit yang mengakibatkan penderitannya mengalami rasa gatal pada bagian kepala. Kutu rambut disebabkan tumbuhnya parasit di bag
Penulis: Tama Yudha Wiguna | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Mungkin banyak yang belum tahu jika Kutu Rambut juga termasuk Penyakit.
Penyakit Kutu Rambut adalah Penyakit yang mengakibatkan penderitanya mengalami rasa gatal pada bagian kepala. Penyakit Kutu Rambut disebabkan tumbuhnya parasit di bagian permukaan kulit kepala.
Bagaimana cara menghilangkan Kutu Rambut?
Diketahui, Kutu Rambut bisa datang dan bersarang di kepala seseorang setelah melakukan kontak baik secara langsung atau tidak, kepada kepala seseorang yang telah lebih dulu terpapar Kutu Rambut.
Dokter umum di Bandar Lampung dr Asep Sukohar mengatakan, Penyakit Kutu Rambut tidak bisa dikatakan menular, melainkan dapat menyebar.
• Apa Itu Atherosclerosis, Penyebab Atherosclerosis hingga Jenis Obat yang Sembuhkan Atherosclerosis
• Apa Itu Biang Keringat, Jenis Biang Keringat, Faktor Penyebab dan Cara Mencegah Biang Keringat
• Apa Itu Biduran, Penyebab Biduran, Gejala Biduran hingga Cara Mencegah Biduran
“Ya, Kutu Rambut dapat dengan cepat meyebar khususnya kepada orang yang hidupnya secara berkelompok seperti asrama,” kata Asep Sukohar, Kamis (26/12/2019).
Kutu Rambut, kata Asep Sukohar, dapat diatasi dengan memberikan obat anti kutu dan menjaga kebersihan lingkungan hidup.
“Kebersihan yang dimaksud baik secara perorangan dan perkelompok,” tambah Asep Sukohar.
Apa faktor risiko Kutu Rambut?
Asep Sukohar mengatakan, Penyakit Kutu Rambut dapat menular melalui kontak langsung dengan pengidapnya.
Adapun risiko penularan Kutu Rambut paling besar seperti:
1. Bermain.
2. Tinggal.
3. Menginap bersama seseorang yang mengidap Kutu Rambut.
4. Penyakit Kutu Rambut juga bisa menular ketika seseorang berbagi barang-barang pribadi (sisir, handuk, topi, atau baju) dengan pengidapnya.
Apa penyebab Kutu Rambut?
Asep Sukohar mengatakan, Kutu Rambut atau nama ilmiahnya pedikulosis, disebabkan oleh kutu jenis pediculus humanus var capitis yang merupakan organisme berukuran sebesar biji stroberi yang bertahan hidup dengan menghisap darah pada kulit kepala inang.
Apa gejala Kutu Rambut?
Adapun sejumlah gejala Kutu Rambut, imbuh Asep Sukohar, seperti:
1. Perasaan akan benda yang bergerak di sekitar rambut.
2. Ditemukannya kutu di kulit kepala.
3. Ditemukannya telur kutu di batang rambut.
4. Jika terinfeksi akan menyebabkan nyeri.
Bagaimana mengobati Kutu Rambut?
Menurut Asep Sukohar, berikut adalah sejumlah cara untuk mengobati Kutu Rambut, di antaranya seperti:
1. Memotong atau mencukur rambut.
2. Gunakan asam cuka untuk menghilangkan Kutu Rambut.
Hal itu karena sifat asam dari cuka dapat langsung menghabisi kutu-kutu tersebut.
Meski begitu, cuka harus digunakan secara hati-hati agar tidak menimbulkan iritasi pada kulit kepala.
3. Permethrin 1 persen.
Pengidap diharuskan untuk mengoleskan obat berbentuk cream rinse ini ke kulit kepala, lalu dibiarkan selama 2 jam.
Meskipun ampuh untuk mengusir kutu, tetapi harus mewaspadai efek sampingnya, yaitu kemerahan dan gatal pada kulit kepala.
4. Malathion 0,5 atau 1 persen.
Obat berbentuk spray ini biasanya dianjurkan untuk pasien usia > 6 tahun.
Setelah diaplikasikan ke kulit kepala, pasien dianjurkan untuk membiarkannya selama 1 malam.
Bagaimana cara pencegahan Kutu Rambut?
Asep Sukohar menambahkan, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan agar terhindar dari Kutu Rambut, seperti:
1. Jaga kebersihan rambut dengan cara keramas teratur.
2. Hindari kontak langsung dengan bagian kepala pengidap.
3. Hindari berbagi pemakaian barang pribadi seperti handuk atau sisir. (tribunlampung.co.id/tama yudha wiguna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-kutu-rambut-penyebab-gejala-dan-cara-mengobati-kutu-rambut.jpg)