Tribun Lampung Selatan

Diskes Lampung Selatan: Musim Hujan, Waspadai DBD

Berdasarkan data Diskes Lampung Selatan, hingga November 2019 terjadi 435 kasus DBD.

Diskes Lampung Selatan: Musim Hujan, Waspadai DBD
ABC
Ilustrasi - Nyamuk aedes aegypti penyebab DBD. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Musim hujan menjadi perhatian utama Dinas Kesehatan Lampung Selatan.

Pasalnya, kasus demam berdarah dengue (DBD) kerap meningkat pada musim hujan.

Kabid Penanggulangan Penyakit Menular Diskes Lampung Selatan Kristi Endarwati mengatakan, pada pekan pertama musim hujan saat ini belum terpantau peningkatan kasus DBD.

“Identiknya memang DBD ini dengan musim hujan. Tapi hampir setiap bulan di tahun 2019 kemarin ada laporan kasus,” kata Kristi, Jumat (3/1/2020).

Berdasarkan data Diskes Lampung Selatan, hingga November 2019 terjadi 435 kasus DBD.

Kadiskes Bandar Lampung Ungkap 800 Kasus DBD Terjadi di Bandar Lampung Sepanjang 2019

Kenali Perbedaan Demam Dengue dan DBD, Gejala dan Pencegahannya

Kasus terbanyak ada di Karang Anyar dan Sidomulyo.

“Ini data sementara. Karena untuk bulan Desember laporan dari puskesmas dan juga RSUD belum masuk seluruhnya,” ujar Kristi.

Diskes pun telah memberikan surat edaran kepada setiap puskesmas untuk mewaspadai potensi peningkatan kasus DBD pada musim hujan ini.

Selain obat-obatan yang telah didistribusi ke puskesmas, Diskes juga telah membagikan bubuk abate serta alat dan obat untuk melakukan fogging (pengasapan).

“Untuk sarana fogging dan juga bubuk abate sudah kita distribusikan ke puskesmas,” kata Kristi.

Menurut dia, langkah yang paling tepat untuk menakan penyebaran DBD melalui gerakan bersih lingkungan.

Dia berharap, warga dapat lebih perduli untuk membersihkan lingkungannya.

“Kita tidak bosan-bosannya menyosialisasikan gerakan bersih lingkungan. Membersihkan lingkungan dari barang-barang atau sampah yang bisa menjadi tempat nyamuk DBD berkembang biak,” ujar Kristi. (Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved