Badak Lampung FC
Tak Lagi Ditangani Milan Petrovic, Badak Lampung FC Buru Pelatih Baru
Manajemen Badak Lampung FC memastikan kontrak pelatih saat ini, Milan Petrovic, telah berakhir pada Desember 2019.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Menyambut Liga 2 musim 2020, Perseru Badak Lampung FC belum menentukan pelatih kepala.
Badak Lampung FC hingga awal 2020 ini masih menyeleksi beberapa calon pelatih.
Manajemen Badak Lampung FC memastikan kontrak pelatih saat ini, Milan Petrovic, telah berakhir pada Desember 2019.
Manajemen menyiapkan beberapa nama sebagai opsi untuk menggantikan posisi Milan.
Media Officer Badak Lampung FC Imam Rizaldi menyatakan besar kemungkinan BLFC memiliki pelatih baru.
• Rapor dan Rekor Badak Lampung FC di Liga 1 2019
• Tampil di Liga 2, Badak Lampung FC Lego Semua Pemain Asingnya
• Daftar 20 Tim Liga 2 2020, Badak Lampung Turun Kasta, Akan Ada 5 Derby Sumatera
"Status posisi pelatih Milan saat ini kontraknya sudah habis. Dan kemungkinan 70 persen dia tidak bertahan, karena sudah ada beberapa kandidat yang akan menggantikannya," kata Imam, Sabtu (4/1/2020).
Kendati demikian, Imam menjelaskan nama Milan masih masuk dalam daftar beberapa kandidat peracik strategi skuat Laskar Saburai.
"Tapi, nama Milan tetap masih ada dalam daftar (kandidat pelatih Badak Lampung)," ujarnya.
Terkait skuat, manajemen Badak Lampung telah mengantongi beberapa calon pemain yang akan memperkuat tim di Liga 2 2020.
Namun, manajemen belum bersedia menyampaikan nama-namanya karena masih tahap negosiasi.
"Ada putra daerah yang akan kami datangkan, dan ada beberapa pemain senior juga sebetulnya. Tapi belum bisa kami publish," kata Imam.
Badak Lampung sejauh ini telah melepas empat pemain asing.
Keempatnya adalah Marcus Vidal, Fernandihnho, Antoni Golec, dan Bojan Malisic.
Empat legiun asing itu harus hengkang lantaran regulasi pada 2019 lalu.
"Iya. Karena berdasarkan regulasi 2019 kemarin, pemain asing harus lepas. Namun, kami masih menunggu regulasi yang baru setelah Kongres (PSSI) 25 Januari nanti. Apakah ada kuota pemain asing atau tidak, dan batasan umur pemain (untuk Liga 2)," jelas Imam.
Sementara itu, Badak Lampung memastikan mempertahankan empat pemain lokal. Satu di antaranya Haryanto Panto.
"Dari empat pemain lokal yang kami pertahankan, salah satunya Haryanto Panto yang kami umumkan. Untuk yang lainnya, nanti ada tahapan selanjutnya," ujar Imam.
Seorang pemain Badak Lampung, Arthur Barrios Bonai, masih menunggu kejelasan kontrak dari manajemen BLFC menjelang Liga 2 2020.
"Sampai saat ini saya masih belum bisa berkomentar banyak terkait Liga 2. Karena, belum ada konfirmasi dari manajemen," kata Bonai, Sabtu.
Bonai mengaku sampai saat ini manajemen BLFC belum membicarakan perpanjangan kontrak dengan dengannya.
Namun demikian, sebagai pemain yang telah memperkuat Laskar Saburai di Liga 1, ia tetap mempersiapkan diri.
"Belum ada pembahasan (kontrak). Tapi apabila tim meminta untuk membantu, tentu kami akan siap memperkuat tim di Liga 2," ujarnya.
Mengenai Milan Petrovic yang masa kontraknya sebagai pelatih telah habis, Bonai enggan berkomentar banyak.
"Saya belum tahu ya bagaimananya. Sejak habis kontrak sampai saat ini, saya belum tahu," katanya.
Badak Lampung terdegradasi ke Liga 2 setelah mengarungi Liga 1 musim 2019.
Laskar Saburai terdampar di urutan 16 zona degradasi dengan 33 poin.
Hasil dari 8 kali menang, 9 kali seri, dan 17 kali kalah.
Di Liga 2 yang kemungkinan berlangsung mulai April, tercatat ada 20 tim yang akan berlaga.
Dari jumlah tim tersebut, bakal ada sejumlah pertandingan yang bertajuk Derby Sumatera.
Selain Badak Lampung, satu tim asal Pulau Sumatera juga terdegradasi dari Liga 1 ke Liga 2, yakni Semen Padang FC.
Di liga kasta kedua, BLFC dan Semen Padang akan berjumpa tim-tim Sumatera lainnya.
Antara lain Babel United, PSPS Riau, PSMS Medan, dan Sriwijaya FC.
Peserta Liga 2 2020
Grup Barat
- Badak Lampung FC, Semen Padang
- Kalteng Putra, Sriwijaya FC
- PSMS Medan, PSCS Cilacap
- Perserang Serang, Cilegon United
- Babel United, PSPS Riau
- PSKC Cimahi, PS AS Abadi
Grup Timur
- Persewar Waropen, Martapura FC
- Mitra Kukar, Persis Solo
- Sulut United, PSIM Yogyakarta
- Persiba Balikpapan, PSBS Biak
- Persijap Jepara, Putra Sinar Giri FC
- Persigo Semeru FC, Persekat Tegal
(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)