Tribun Tulangbawang Barat
Diduga Selingkuh, Warga Pergoki Pria 45 Tahun Dalam Kamar Wanita Muda Istri Orang
Seorang pria berinisial DL (45) tepergok warga masuk ke rumah DV (27), yang berstatus istri orang, diduga selingkuh.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG BARAT - Seorang pria berinisial DL (45) tepergok warga masuk ke rumah DV (27), yang berstatus istri orang, diduga selingkuh.
Kejadian tersebut terjadi di Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat (Tubaba), Senin (06/01/2019).
DL yang merupakan warga pasar Panaragan itu, dipergoki warga hendak ngamar bersama DV, saat sang suami tengah pergi menderes karet Senin subuh sekira pukul 04.30 WIB.
Tak pelak, DL yang dikenal sebagai orang pintar lantaran kerap membantu warga sakit itu, babak belur akibat bogem mentah warga yang geram karena ulahnya.
Informasi yang didapat Tribunlampung.co.id, pihak keluarga dan masyarakat memang telah lama mencurigai dugaan perselingkuhan DL dan DV.
• Istri Bawa Selingkuhan ke Rumah Saat Suami Kerja, Kakak: Suaminya Memaafkan Malah Diulangi 4 Kali
• Gara-gara Razia Motor, Wanita Hamil Temukan Pacarnya yang Kabur, Sang Pria Tepergok Selingkuh
• Harga Terbaru BBM Jenis Bensin dan Solar di Lampung
• Modus Pelaku Curanmor, Pura-pura Sakit Setop Pemotor Lewat, Sampai di Jalan Sepi Todongkan Pisau
"Kami memang sudah lama curiga (dugaan perselingkuhan keduanya), mau diungkap tapi nggak ada bukti," ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (6/1/2020).
Namun akhirnya, warga berhasil mengungkap dugaan perselingkuhan antara DL dan DV, setelah DL tepergok warga masuk ke rumah DV.
Warga pun menggerebek kediaman DV dan langsung menyeret DL ke luar rumah.
"Pagi tadi (Senin) baru bisa diungkap perselingkuhan ini, makanya masyarakat marah sekali," terang warga.
Sesaat setelah dipergoki warga tengah berada di dalam rumah DV, DL pun sempat menjadi bulan-bulanan warga.
Beruntung, aparatur kampung segera mengamankan pelaku dari amukan warga.
Ketika itu, pemilik rumah, DV, sempat akan kabur saat warga mengepung rumahnya.
Ibu dua anak itu sempat berlari ke belakang rumah.
Namun, langkah DV terhenti lantaran terperosok ke dalam sumur tetangga.
"DV lari ke belakang rumah sambil menggendong anaknya yang masih kecil," ungkap warga.
Kapolres Tulangbawang Barat AKBP Hadi Saepul Rahman membenarkan kejadian tersebut.
Menurut Hadi Saepul Rahman, kedua pasangan selingkuh itu saat ini sudah diamankan di Mapolres Tubaba untuk dimintai keterangan.
"Sudah diamankan, lagi di proses di reskrim," kata Hadi Saepul Rahman.
Kepala Tiyuh Panaragan, Zaibun juga membenarkan kejadian tersebut.
Sayang, Zaibun enggan berkomentar banyak dan meminta untuk mengkonfirmasikan peristiwa itu ke pihak kepolisian.
"Kejadiannya subuh tadi (Senin), lebih detail masalahnya apa, tanya polisi aja," ucap Zaibun.
Suami Bacok Istri karena Selingkuh
Cemburu buta karena alasan istri tak setia alias selingkuh, suami tega membacok ibu dari anak-anaknya.
Peristiwa pembacokan dilakukan di depan anak yang masih berusia 6 tahun yang lari ketakutan melihat orangtua bertengkar.
Maria Ulfa (35), warga Pemangku I, Pekon Atar Kuaw, Kecamatan Batu Ketulis, Lampung Barat, harus meregang nyawa di tangan suaminya sendiri, Suyanto (39).
Suyanto tega membacok Maria Ulfa saat istri tercintanya itu sedang mencuci baju.
Suyanto kalap dan emosi hingga membacok istrinya diduga karena masalah perselingkuhan.
Bahkan, aksi Suyanto membacok istrinya itu dilihat anaknya yang masih berusia 6 tahun sampai-sampai sang anak lari ketakutan.
Kasus suami bacok istri di Lampung Barat itu terjadi Sabtu, 30 November 2019.
Kepala Desa (Peratin) Antar Kuaw, Lampung Barat Tri Aryogi menceritakan kronologi kejadian berawal ketika korban sedang mencuci baju di belakang rumahnya.
Nahasnya, kata Tri Aryogi, aksi Suyanto tersebut disaksikan oleh anaknya yang masih berusia 6 tahun.
"Kemudian anak tersebut lari meminta pertolongan kepada warga, 'Bak bacok Mak', kata anak itu," ujar Tri Aryogi, Minggu (1/12/2019).
Meski mendapatkan serangan bertubi-tubi, kata Tri Aryogi, korban sempat melarikan diri dan meminta pertolongan.
"Korban setelah dibacok saat mencuci baju, sempat melarikan diri ke depan rumah untuk meminta pertolongan, namun korban terjatuh, dikejar pelaku dan dibacok-bacok lagi," ungkap Tri Aryogi.
Melihat kejadian tersebut, lanjut Tri Aryogi, warga yang berada di sekitar rumah korban mencoba membantu menenangkan Suyanto.
Sayang, terus Tri Aryogi, Suyanto justru malah kalap dan mencoba membacok warga yang akan membantu korban.
"Saat itu warga sempat melerai, namun, pelaku malah mengayunkan goloknya kepada warga hingga terluka di bagian tangan," jelas Tri Aryogi.
"Saat sudah ramai, pelaku diamankan," jelas Tri Aryogi
Ketika diamankan warga, papar Tri Aryogi, Suyanto sempat melawan seolah sedang mengalami kesurupan.
"Pelaku berusaha melawan, seperti kerasukan gitu," tandas Tri Aryogi.
Meninggal Dunia
Kasus suami bacok istri akhirnya membuat sang istri meninggal dunia.
Kepala Puskesmas Batukebayan, Lampung Barat, Sarwo Edi Wahono mengatakan, untuk sementara berdasarkan hasil otopsi, korban dinyatakan meninggal dunia akibat mengalami luka parah di sejumlah titik di bagian kepala yang disebabkan oleh benda tajam.
“Korban mengalami luka parah di bagian kepala, leher dan bagian muka," kata Sarwo Edi Wahono, Minggu, 1 Desember 2019.
"Sementara, satu korban lainnya yang hendak membantu menenangkan pelaku mengalami luka di bagian jari tangan kanan,” jelas Sarwo Edi Wahono.
Amankan Pelaku
Kanit Reskrim Ipda Eflan mewakili Kapolsek Sekincau Kompol Suharjono mengatakan, pihaknya telah mengamankan pelaku.
Ipda Eflan juga menyampaikan, telah mengamankan barang bukti berupa sebilah golok yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa istrinya tersebut.
“Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan," kata Ipda Eflan, Minggu, 1 Desember 2019.
"Untuk sementara, motif pembunuhan ditengarai karena adanya perselingkuhan yang dilakukan korban," imbuh Ipda Eflan.
"Kami masih melakukan pemeriksaan untuk mendalaminya,” singkat Ipda Eflan.
Sempat Cekcok
Kasus suami bacok istri terjadi di wilayah Lampung Barat.
Diduga dipicu masalah perselingkuhan, Suyanto (39) Warga pemangku I, Pekon Atar Kuaw, Kecamatan Batu Ketulis tega menghabisi nyawa Maria Ulfa (35) yang tak lain merupakan istrinya sendiri.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 10.00 WIB di jalan yang tak jauh dari kediaman korban.
Peratin Atar Kuaw, Tri Aryogi mengatakan, sebelumnya sempat terjadi cekcok antara keduanya, setelah itu pelaku langsung menghabisi nyawa istrinya dengan sebilah golok.
“Sempat cekcok, setelah itu dia (pelaku) langsung membacok istrinya," kata Tri Aryogi, Minggu, 1 Desember 2019.
"Bahkan, setelah membunuh istrinya, dia (pelaku) juga sempat mengayunkan goloknya pada warga yang hendak membantu menenangkan, hingga mengakibatkan warga terluka di bagian tangannya,” imbuh Tri Aryogi.
Saat ini, kata Tri Aryogi, pelaku telah diamankan di Mapolsek Sekincau.
Sementara jenazah sang istri dibawa ke Puskesmas Batu Kebayan untuk menjalani otopsi.
“Pelaku sudah dibawa ke Polsek Sekincau, dan jenazah istrinya sedang dalam proses otopsi di Puskesmas Batu Kebayan,” imbuh Tri Aryogi. (tribunlampung.co.id/endra zulkarnain/ade irawan)