Tribun Tulangbawang

Polisi Bekuk Tiga Tersangka Curanmor Asal Lampung Tengah

Tiga tersangka pencurian sepeda motor (curanmor) asal Lampung Tengah dicokok Team Khusus Anti Bandit (Tekan) 308 Polres Tulangbawang.

Polisi Bekuk Tiga Tersangka Curanmor Asal Lampung Tengah
TRIBUN LAMPUNG/ENDRA ZULKARNAIN
PEMERIKSAAN - Tiga tersangka pencurian sepeda motor (curanmor) asal Lamteng kini menjalani pemeriksaan di Mapolsek Banjar Agung, Kamis (9/1). 

Polisi Bekuk Tiga Tersangka Curanmor Asal Lampung Tengah

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Tiga tersangka pencurian sepeda motor (curanmor) asal Lampung Tengah dicokok Team Khusus Anti Bandit (Tekan) 308 Polres Tulangbawang.

Ketiganya adalah Johansyah (47), warga Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan, Arsad (44) warga Bandar Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, dan Hermansyah (43), warga Dusun V Marga Ria, Kecamatan Terbanggi Besar.

Kasat Reskrim AKP Sandy Galih Putra, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, aksi curanmor ketiga tersangka terjadi pada Sabtu (28/12), sekitar pukul 02.00 WIB.

Ketiganya menggasak sepeda motor Honda BE 3232 PW dari dalam rumah Hujer (52), warga Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang.

"Korban mengalami kerugian sepeda motor Honda warna merah putih, BE 3232 PW dan HP (handphone) Vivo Y81 hitam, semuanya ditaksir seharga Rp 18 juta," terang AKP Sandy, Kamis (9/1).

Aksi curanmor bermula ketika korban bersama istrinya pada Jumat (27/12), sekitar pukul 22.00 WIB, tertidur di dalam kamar.

Saat itu sepeda motor miliknya terparkir di ruang tengah, sementara HP berikut kunci kontak sepeda motor diletakkan di laci lemari televisi.

Sekitar pukul 02.00 WIB, istri korban bangun dan menuju dapur rumah untuk membuat kue dan melihat pintu samping dan depan sudah terbuka.

Lalu istri korban menyadari sepeda motor yang terparkir di ruang tengah telah hilang dan langsung membangungkan korban.

Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Banjar Agung. Berbekal laporan dari korban, petugas langsung melakukan penyelidikan untuk mencari siapa pelakunya.

Berkat keuletan dan kegigihan petugas di lapangan, Senin (6/1), sekitar pukul 14.30 WIB, tiga tersangka berhasil ditangkap di Dusun V Marga Ria, Kecamatan Terbanggi Besar.

"Dari tangan pelaku, petugas kami berhasil menyita barang bukti HP Vivo Y81 warna hitam," ungkap Sandy.

Tiga tersangka kini mendekam di Polsek Banjar Agung dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan.

"Ketiga tersangka diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun atau Pasal 480 KUHP tentang Penadahan, diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun," tandas Sandy. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved