Tukang Cukur Kaget dan Deg-degan Ditelepon Presiden Malam-malam, Akhirnya Datangi Balaikota
Kaget dan deg-degan ditelepon presiden Jokowi, Jumadi akhirnya mendatangi Balaikota Bogor.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tukang cukur ditelepon Presiden Jokowi malam-malam. Kaget dan deg-degan, Jumadi akhirnya mendatangi Balaikota Bogor.
"Iya malam saya di telepon, iya betul bapak baru saja meninjau lokasi bencana alam di Kabupaten Bogor dan Banten, setelah sampai Istana Bogor beliau memanggil saya untuk mencukur rambut," katanya pria asal Indramayu Rabu (8/1/2020).
Ini pelajaran dari Jumadi, tukang cukur Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Jika profesional menekuni profesi, hasilnya luar biasa.
Siapa sangka, profesi tukang cukur, atau barber man, atau kapster membawa Jumadi kenal dengan Presiden RI Jokowi.
Jumadi menceritakan kisah-kisahnya mencukur rambut Jokowi saat menghadiri acara di Balaikota Bogor.
• Artis Cerai dengan Sultan Kelantan, Miss Moscow 2015 Dapat Miliaran, Kini Hidupnya Jadi Begini
• Wanita Pengantin Baru Tewas, Berawal dari Suami yang Minta Tidur Terpisah
• Selesai Pangkas Rambut di Tukang Cukur, Sandiaga Acungkan Jempol ke Foto Jokowi
Tukang cukur Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) ikut berpartisipasi dalam aksi sosial peduli bencana alam dengan tema cukur ganteng bayar seikhlasnya di Balaikota Bogor,
Jumadi pria yang berprofesi sebagai Baber man, kapster atau tukang cukur ini mengikuti aksi sosial bersama puluhan kapster lainnya.
Jumadi yang sejak tahun 2017 dipercaya untuk mencukur rambut Presiden Jokowi ini sampai saat ini masih dipercaya untuk mecukur rambut presiden.
Bahkan sebelum mengikuti aksi sosial di Balaikota Bogor, Jumadi sempat mencukur rambut Presiden Jokowi di Istana Bogor pada Selasa (7/1/2020) malam.
Jumadi menceritakan bahwa saat itu Ia sedang berada di tempat usaha Barber Shopnya.
Namun tiba-tiba Ia di hubungi oleh Presiden Joko Widodo untuk mencukur rambut.
"Iya malam saya di telepon, iya betul bapak baru saja meninjau lokasi bencana alam di Kabupaten Bogor dan Banten, setelah sampai Istana Bogor beliau memanggil saya untuk mencukur rambut," katanya pria asal Indramayu Rabu (8/1/2020).
Jumadi mengatakan bahwa tidak banyak perbincangan saat mencukur rambut.

Ia pun fokus untuk mencukur rambut Presiden Jokowi.
Namun, ia mengaku deg-degan saat memegang kepala presiden saat diminta untuk mencukur rambutnya.
"Enggak cerita apa apa, kalau namanya mencukur sama saja. Cuma deg-degan aja grogi dan bangga juga bisa mencukur presiden," katanya.
Tak butuh waktu lama untuk mencukur rambut Presiden Jokowi.
Hanya memerlukan waktu sekitar 25 menit.
"Ya normal sama seperti umumnya sekitar 20 sampai 25 menit," katanya.
Bima Arya Tambah Ganteng
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto turut andil dalam aksi sosial peduli bencana alam yang diselenggarakan di Balaikota Bogor, Rabu (8/1/2020).
Aksi sosial tersebut dibalut dalam tema 'Cukur Ganteng Bayar se-Iklas
hnya', hasil kerjasama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Korda Bogor Raya Barber Shop dan ACT.
Kegiatan ini diadakan untuk mengumpulkan donasi untuk korban bencana alam.
Bima Arya juga turut andil dengan ikut mencukur rambutnya di teras Balaikota Bogor.

"Semuanya berkumpul mengikhlaskan sebagian rambutnya, mengikhlaskan sebagaian rezekinya dengan berharap agar bertambah ganteng untuk berbagi kepada saudara-saudara kita yang tertimpa bencana," kata Bima.
Bima juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para jurnalis, para kapster atau Barber man dan barbershop serta Act yang mendukung kegiatan aksi sosial tersebut.
Setelah mencukur rambut, Bima Arya mengeluarkan uang beberapa ratus ribu dari sakunya untuk disumbangkan pada korban bencana.
Cukur Massal Untuk Amal
Para pejabat teras Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, mulai dari Kepala Dinas, Asisten, camat hingga Wali Kota mengikuti cukur massal.
Kegiatan cukur massal tersebut merupakan kegiatan aksi sosial peduli bencana alam.
Mengangkat tema cukur ganteng bayar seiklasnya diikuti oleh para kepala dinas, camat, lurah, kepala BUMD dan staf di lingkungan Pemkot Bogor.
Kegiatan cukur massal ini diadakan oleh Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Korda Bogor Raya bekerjasama dengan puluhan b
arber shop dan Aksi Cepat Tanggap (ACT).
Ketua panitia pelaksana cukur massal, Iwan Kurniawan mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian para jurnalis terhadap korban bencana alam.

"Di satu sisi kita harus profesional melakukan kegiatan reportase di lokasi bencana, tapi disisi lain kita memiliki hati dan keinginan untuk berbagi sehingga kita berinisiasi dengan menggandeng rekan-rekan dari baber shop, dan ACT," ujarnya.
Pemilik baber shop dan para kapster atau tukang cukur ini pun sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Pada kegiata ini Wali Kota Bogor Bima Arya pun ikut mencukur rambutnya.
Nantinya seluruh hasil donasi yang terkumpul akan diserakan untuk korban bencana alam di Bogor.(*)
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Cerita Jumadi Mendadak di Telepon Jokowi Diminta ke Istana, Deg-degan saat Pegang Kepala Presiden,