Megawati Soekarnoputri Sebut Tri Rismaharini Sosok Cerewet Bukan Main

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menegaskan dirinya tak pernah meminta jabatan kepada Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Tayang:
Editor: wakos reza gautama
kompas.com
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mencium tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri 

"Azwar Anas dari Banyuwangi.

Hendi dari Semarang.

Ganjar Pranowo dari Jateng," kata Mega.

"Oh, Giri dari Badung, Bali," lanjut Mega.

Ucapan terima kasih itu ia kaitkan dengan salah satu sikap yang harus dimiliki seorang kader PDI-P, terutama mereka yang menjabat di legislatif dan eksekutif.

Mega menyebut politisi PDI-P tidak boleh sibuk berwacana.

Ia mengatakan, politisi PDI-P mesti menghasilkan keputusan politik konkret yang berpihak pada rakyat.

Menurutnya, para kepala daerah yang disebutkan itu merupakan contoh dari perwujudan sikap tersebut.

"Politisi 'banteng' jangan sibuk berwacana dan membangun citra politik, tanpa keputusan politik konkret yang berpihak pada kehidupan rakyat dan beriorientasi pada kepentingan nasional.

Saya sangat berterima kasih kepada kader PDI-P yang pada tugasnya mereka memberikan baktinya kepada daerah masing-masing," kata Mega.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku bersyukur kinerjanya diapresiasi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Namun, dia mengatakan dirinya tidak pernah bertujuan untuk mendapatkan pujian atau penghargaan dalam bekerja.

"Saya terima kasih atas kepercayaan dari Ibu Mega.

Meskipun saya selalu sampaikan bahwa tujuan saya bukan mendapat penghargaan atau apa pun," kata Risma di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (11/1/2020), dikutip dari Kompas.com.

Risma menyatakan dirinya fokus bekerja untuk menyejahterakan warga Surabaya.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 3/4
Tags
PDIP
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved