VIDEO Apa Itu Asam Lambung, dan Cara Mengatasi Asam Lambung
Mantan istri Sule, Lina meninggal dunia secara mendadak pada 4 Januari 2020. Rizky Febian menyebut, Lina meninggal karena asam lambung dan sesak napas
Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Mantan istri Sule, Lina meninggal dunia secara mendadak pada 4 Januari 2020. Rizky Febian menyebut, Lina meninggal karena asam lambung dan sesak napas.
Apa itu penyakit asam lambung hingga bisa sangat berbahaya dan merenggut nyawa?
Asam lambung adalah penyakit yang terjadi dikarenakan masuknya asam lambung menuju kerongkongan yang berfungsi membawa makanan dari mulut ke lambung.
Asam lambung memberikan efek nyeri pada bagian ulu hati manusia.
Artikel ini berisi tentang penjelasan seputar asam lambung secara umum.
• VIDEO Penyebab Alergi Kacang, Cara Mencegah dan Obat Alergi Kacang
• VIDEO Apa Itu Bisul, Gejala dan Cara Pengobatan Penyakit Bisul
• VIDEO Kalahkan Kanker, Bocah 6 Tahun Disambut Penuh Haru Satu Sekolah
Apa obat asam lambung?
Bagaimana gejala asam lambung?
Bagaimana cara mencegah asam lambung?
Dokter Boy Zaghlul Zaini mengatakan, Asam Lambung atau yang biasa disebut dispepsia adalah kondisi lambung seseorang mengalami keasaman yang disebabkan berbagai macam sebab.
“Tapi yang terutama Asam lambung pasti akan meningkatkan hormon adrenalin, dikarenakan pola makan yang tidak teratur atau mengonsumsi makanan yang terlalu asam dan pedas,” ujar Boy, Kamis (26/12/2019).
Boy menjelaskan, Asam lambung dapat memberikan rasa perih kepada penderitannya.
“Ya itu dikarenakan iritasi yang disebabkan oleh Asam lambung, diringi rasa mual karena gas di dalam lambung juga mengalami peningkatan,” tambahnya.
Apa faktor risiko penyakit Asam Lambung?
Asam lambung akan lebih mudah menyerang seseorang saat memiliki faktor risiko pada kondisi tubuh seperti:
1. Obesitas.
2. Sedang hamil.
3. Berusia lanjut.
4. Mengalami gastroparesis, yakni kondisi melemahnya otot dinding lambung, sehingga pengosongan lambung melambat.
5. Scleroderma, yaitu penyakit yang menyerang jaringan ikat.
6. Hernia hiatus, yaitu masuknya bagian lambung ke rongga dada seseorang.
Apa penyebab terjadinya penyakit Asam Lambung?
Adapun sejumlah penyebab penyakit asam lambung biasanya berkaitan dengan:
1. Faktor kelebihan berat badan.
2. Terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan kadar lemak tinggi.
3. Terlalu banyak konsumsi kopi, cokelat, minuman keras dan merokok.
4. Keadaan hamil dengan cara perubahan hormon.
5. Banyaknya pikiran atau stres pun bisa membuat LES menjadi tak bekerja dengan baik.
Apa gejala penyakit Asam lambung?
Berikut adalah beberapa beberapa gejala penyakit asam lambung, yaitu:
1. Rasa terbakar di dada atau nyeri bagian ulu hati
2. Kesulitan menelan.
3. Munculnya rasa asam dan pahit di kerongkongan dan mulut
4. Batuk kering secara terus menerus di malam hari.
5. Sakit pada bagian dada.
6. Adanya bau tidak sedap pada napas.
7. Gigi menjadi rusak.
Normalnya Asam lambung datang sekitar 1-2 selama satu bulan dan hal tersebut dapat ditangani dengan cara merubah polo hidup menjadi lebih sehat serta mengontrol pola makan dengan baik.
Kendati bila Asam lambung kambuh dalam kurun waktu yang sangat berdekatan dan terbilang sering serta kondisi Asam lambung tersebut semakin mengkahwatirkan, maka disarankan bagi anda untuk memeriksaknnya kepad dokter.
Bagaimana cara mengobati penyakit Asam Lambung?
Asam lambung yang melanda dapat diobati dengan sendiri atau melalui pengobatan medis secara khusus, adapun sejumlah cara yang dapat dilakukan saat Asam lambung melanda seperti:
1. Makan dengan porsi yang kecil, tapi sering.
2. Berhenti merokok.
3. Hindari cokelat, tomat, serta makanan berlemak dan pedas
4. Turunkan berat badan, jika memang diperlukan.
5. Tidur menggunakan bantal yang lebih tinggi.
Bagaimana mencegah penyakit Asam Lambung?
Kamu dapat mencegah datangnya Asam Lambung dengan cara seperti:
1. Hindari makanan berlemak.
2. Hindari makanan asam.
3. Batasi asupan cokelat.
4. Jauhi makanan pedas.
5. Kurangin minuman berkarbonasi.
6. Makan dengan porsi kecil. (Tribunlampung.co.id/Tama Yudha Wiguna)
Videografer Tribunlampung.co.id/Wahyu Iskandar