Tribun Lampung Selatan

Gorong-gorong di Dusun Buring Ambrol Usai Diguyur Hujan Deras

Akses jalan kabupaten yang terhubung dengan Desa Legundi di Kecamatan Ketapang itu pun, tidak bisa dilalui kendaraan mobil.

Gorong-gorong di Dusun Buring Ambrol Usai Diguyur Hujan Deras
Dokumentasi warga dusun buring
Gorong-gorong di Dusun Buring Desa Sukabanjar Ambrol 

Laporan Wartawan Tribunlampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Satu gorong-gorong yang memotong jalan kabupaten di Dusun Buring Desa Sukabanjar Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, ambrol pada Senin (20/1), sekira pukul 17.30 WIB.

Jebolnya gorong-gorong turut membuat sebagian badan jalan kabupaten rusak.

Akses jalan kabupaten yang terhubung dengan Desa Legundi di Kecamatan Ketapang itu pun, tidak bisa dilalui kendaraan mobil.

Tapi untuk kendaraan sepeda motor masih bisa melintas.

Karena hanya sebagian badan jalan yang ambrol.

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Sidomakmur Way Panji Tanam Pohon Pisang di Gorong-gorong yang Ambrol

Cegah Banjir Landa Dusun, Pihak Swasta Siap Perbaiki Gorong-gorong Tarahan

Kisah Remaja Lampung Main Film Web Series, Kania Adhisty Hanya Jalani Casting 15 Menit

BREAKING NEWS Warga Bumi Ratunuban Dihebohkan Penemuan Mayat dengan Kondisi Tangan Terpisah

Kepala UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kecamatan Penengahan, Budi Santoso mengatakan, ambrolnya gorong-gorong di ruas jalan Kabupaten di Dusun Buring itu terjadi setelah hujan deras mengguyur.

“Sore kemarin, hujan deras mengguyur. Luapan air pada saluran yang melalui gorong-gorong meluap. Gorong-gorong ambrol,” kata dia kepada Tribun, Selasa (21/1).

Menurut dirinya, ruas jalan Dusun Buring hingga ke Desa Legundi, pada awalnya merupakan jalan lingkungan. Tapi sejak 2 tahun lalu ditingkatkan menjadi jalan daerah beraspal hotmix.

“Kalau untuk badan jalannya 2 tahun lalu diperbaiki. Tapi untuk gorong-gorongnya sudah lama. Sudah lebih dari 25 tahun,” ujar Budi.

Ambrolnya gorong-gorong, kata dia, sudah dilaporkan ke Dinas PUPR Kabupaten.

Tim konsultan dari Dinas PUPR pun telah datang langsung melihat kerusakan.

“Tim dari Dinas PUPR sudah turun melihat langsung kerusakan. Akan diajukan untuk perbaikannya ke bapak bupati pada tahun ini,” kata Budi.(Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved