7 Fakta Warga Tanjung Priok Demo Menkumham di Bawah Guyuran Hujan, Menteri Yasonna Minta Maaf

Massa yang merupakan warga Tanjung Priok mendemo Menkumham Yasonna Laoly, Rabu (22/1/2020).

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Ratusan orang yang mengatasnamakan warga Tanjung Priok berunjuk rasa di depan Kantor Kemenkumham, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020). 

Dalam Unjuk Rasa tersebut, massa sempat diguyur hujan.

Namun, mereka mengatakan, tak akan takut dengan air.

Sehingga, mereka tetap semangat dan tetap menyampaikan orasinya.

"Hei, jangan takut sama air. Warga Priok enggak takut sama air," kata seorang orator, dikutip dari Kompas.com, Rabu (22/1/2020).

"Priok, Priok Priok Priok....!," teriak warga Tanjuk Priok yang berUnjuk Rasa.

3. Aksi damai

Seorang warga, Bachtiar menjelaskan, Unjuk Rasa itu merupakan buntut dari penyataan Yasonna, yang menyebutkan Tanjung Priok identik dengan kriminalitas dan kemiskinan.

Bachtiar berujar, mereka mempunyai martabat.

Sehingga, peserta Unjuk Rasa akan menggelar aksi damai.

"Kami juga punya martabat walaupun lingkungan kami keras. Maka dari itu, kami membawa aksi damai," ujar Bahctiar.

4. Massa tuntut permintaan maaf

Mengutip Kompas.com, warga Tanjung Priok mendesak Menkumham Yasonna Laoly meminta maaf dalam kurun waktu 2x24 jam.

Seorang orator dalam aksi tersebut meminta Menteri Yasonna minta maaf melalui media.

"Menteri Yasonna Laoly harus minta maaf dalam kurun waktu 2x24 jam di media-media besar negeri ini," kata seorang orator di atas mobil komando, Rabu (22/1/2020).

5. Ancam tutup Pelabuhan Tanjung Priok

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved