7 Fakta Warga Tanjung Priok Demo Menkumham di Bawah Guyuran Hujan, Menteri Yasonna Minta Maaf
Massa yang merupakan warga Tanjung Priok mendemo Menkumham Yasonna Laoly, Rabu (22/1/2020).
Menurutnya, mereka akan kembali datang dengan massa yang lebih banyak, jika tidak ada permintaan maaf dari Yasonna Laoly.
Orator bahkan mengancam akan menutup pelabuhan Tanjung Priok.
"Jika tidak, kami akan datang dengan massa lebih besar lagi. Kami akan tutup pelabuhan Tanjung Priok," ungkapnya.
Sebelumnya, dalam acara Resolusi Pemasyarakatan 2020 Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) di Lapas Narkotika Kelas IIA Jatinegara, Jakarta, Kamis (16/1/2020), Yasonna Laoly menilai kemiskinan merupakan sumber tindakan kriminal.
Sehingga, menurut Menteri Yasonna, semua pihak harus membantu menyelesaikan masalah tersebut.
Menkumham juga sempat membandingkan antara kawasan Tanjung Priok di Jakarta Utara dengan Menteng di Jakarta Pusat.
Dalam perbandingannya, dia menyebutkan, Tanjung Priok melahirkan banyak tindak kriminal karena tingkat perekonomian yang miskin.
Sementara, hal sebaliknya terjadi di kawasan permukiman Menteng.
6. Menteri Yasonna minta maaf
Menkumham Yasonna Laoly meminta maaf atas ucapannya yang dinilai menyinggung warga Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Yasonna merasa, pernyataannya yang kini dipersoalkan itu tidak dimaksudkan untuk menyinggung warga Tanjung Priok.
"Kemudian ternyata berkembang penafsiran yang berbeda di media massa dan publik luas. Sehingga, saudara-saudara saya yang ada di Tanjung Priok merasa tersinggung. Maka, saya menyampaikan permohonan maaf," kata Yasonna di Kantor Kemenkumham, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

7. Akan silaturahmi dengan warga Tanjung Priok
Yasonna berharap, permintaan maafnya tersebut dapat menyelesaikan perdebatan yang ia nilai justru menimbulkan kerancuan.
"Saya berharap setelah konferensi pers ini kita dapat kembali menyatukan hati dan diri kita sesama anak bangsa untuk membangun bangsa ini," ujar Yasonna.
Ia pun berjanji akan mencari waktu untuk bersilaturahim dengan para warga Tanjung Priok.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan Tribunnews.com.
Menteri Yasonna meminta maaf atas pernyataan yang ia ucapkan sebelumnya setelah didemo warga Tanjung Priok.