Pilkada Lampung Selatan 2020
Kades Ini Pede Jadi Penantang Nomor 1 Pilkada Lampung Selatan 2020
Di hadapan pengurus DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Lampung, Herry tertarik mencalonkan diri sebagai balon Bupati Lampung Selatan.
Penulis: kiki adipratama | Editor: Reny Fitriani
Ia mengaku, siap menghibahkan waktu, pikiran, dan tenaganya untuk kemajuan Lampung Selatan.
Tony mengatakan, banyak pihak mendukungnya untuk maju sebagai bupati Lampung Selatan. Mulai dari keluarga, sahabat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya.
"Mereka yang kemarin membantu saya meraih suara tertinggi dari seluruh caleg DPRD Provinsi Lampung dapil Lampung Selatan pada Pemilu Legislatif 2019, mari kita ‘Bersama Bangun Desa untuk Lampung Selatan Berjaya’," ujarnya.
Tony juga sempat mengungkapan beberapa program prorakyatnya. Seperti, mewujudkan lumbung pangan, pendidikan dan kesehatan gratis bagi keluarga kurang mampu.
Lalu, memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi hingga membangun 6 rumah Kebandakhan Adat, untuk 5 Marga Sai Batin dan 1 Marga Pepadun di Natar.
Tak jauh berbeda dengan Tony, Antoni Iman yang juga anggota DPRD Provinsi Lampung menuturkan, dirinya maju sebagai balon bupati Lamsel karena adanya dorongan dari tokoh-tokoh masyarakat.
Menurut Antoni, sebagai anggota DPRD kabupaten pada periode 2009-2014 serta anggota DPRD Provinsi 2014 -2019, dirinya kerap turun ke desa-desa melihat dari dekat kehidupan masyarakat dan berinteraksi langsung.
"Dari sana banyak aspirasi yang saya dapat. Inilah yang membulatkan tekad saya maju dalam proses pencalonan untuk pilkada 2020 mendatang,” kata dia, Selasa (15/10/2019).
DOB
Plt Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung Irfan Nuranda Djafar mengaku serius mengikuti Pilkada Lamsel 2020.
Saat ini, ia mengikuti mekanisme penjaringan di semua parpol. Irfan sendiri sudah mendaftar penjaringan di PAN, PKB, NasDem, Golkar, dan PKS.
“Tahapan kan belum, setelah ini ada tahapan pemaparan visi misi di partai, berbeda-beda setiap partai. Kita ikut tahapan itu. Di DPD Golkar Provinsi juga ada seleksi nanti, PKS juga begitu ada paparan visi misi, Kita ikut mekaniesme semua partai,” jelasnya.
Irfan mengaku ingin memperjuangkan isu pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Natar Agung.
“Maka saya maju bupati. Dari zaman dulu, sepertinya ada keengganan untuk memecah darah otonomi baru Natar Agung, karena itu niatan saya nanti,” tandasnya.
Menurut dia, DOB Natar Agung banyak dinantikan masyarakat. Irfan sebagai ketua tim pemekaran jika terpilih sebagai bupati akan mempercepat itu.
“Ini kan sudah lama diimpikan banyak orang, Lima kecamantan di Natar AGung ini hampir 350 ribu mata pilih, dari total 750-an mata pilih di Lamsel. Sebagian besar hampir setengahnya di Natar Agung,” tandasnya.(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)