Kabar Artis
Teddy Kembali Dipanggil Polisi, Hasil Autopsi Lina Diundur Lagi
Hasil autopsi jenazah Lina Jubaedah seharusnya diumumkan pada Kamis, (23/1/2020) kemarin.
Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Hasil autopsi jenazah Lina Jubaedah seharusnya diumumkan pada Kamis, (23/1/2020) kemarin.
Namun sayangnya, pengumuman hasil autopsi Lina itu harus diundur lagi hingga minggu depan.
Hal tersebut dikatakan oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga.
Dikutip dari Kompas.com, pihaknya kemungkinan akan mengumumkan hasil autopsi jenazah Lina Jubaedah pada Selasa, (28/1/2020)
"Labfor (laboratorium forensik) menyampaikan pekan ini,
• VIDEO 10 Jari Membiru, Hasil Autopsi Lina Zubaedah Segera Diumumkan
• VIDEO Hasil Autopsi Mantan Istri Sule Diumumkan Pekan Depan Dokter Masih Lakukan Analisis Forensik
• VIDEO Putri Delina Tandatangani Warisan Peninggalan Lina, Teddy Diminta Mengabadikannya
Hasil itu juga masih dilakukan analisis bersama dokter forensik yang lakukan autopsi bersama penyidik," kata Erlanggsa saat dihubungi, Kamis (23/1/2020).
Menurut Erlangga, pengumuman tersebut sesuai dengan prosedur yang ada.
Butuh waktu 14 hari kerja sejak autopsi dilakukan oleh tim forensik.
Dikutip dari Tribun Jabar, suami Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana kembali dipanggil oleh pihak kepolisian terkait kasus janggalnya kemarian mantan istri sule tersebut.
Pemanggilan Teddy ke Satreskrim Polrestabes Bandung pada Kamis, (23/1/2020).
Teddy menyebut kedatangannya tersebut untuk memberikan keterangan soal lokasi terakhir liburan Lina semasa hidup.
Sementara itu terkait hasil autopsi , Teddy menyebut masih belum ada hasilnya lantaran masih ada beberapa yang harus diselesaikan.
"Kalau hasil autopsi saya nanyain juga barusan katanya belum ada," ujar Teddy Pardiyana
Teddy juga menyebut ingin segera tahun hasilnya, sehingga dapat lebih tenang.
Karena selama ini pihaknya merasa menjadi orang yang disudutkan terkait meninggalnya Lina.
Meski begitu, Teddy mengaku tidak begitu merisaukannya dan menyebut kematian Lina sebagai takdir dari sang pencipta.
"Saya ingin cepat tahu hasilnya, biar saya lebih fokus lagi ke bayi karena sebelum beres,
mau kesana kemari jadi kurang leluasa," ujarnya.
Sementara itu, komedian Sule enggan berkomentar terkait proses penyelidikan meninggalnya mantan istrinya tersebut.
Ayah dari Rizky Febian tersebut merasa dirinya sudah tidak memiliki kepentingan apa-apa.
Sebaliknya, itu adalah urusan pihak keluarga mantan istrinya.
"Itu urusan keluarga ya kalau saya bukan siapa-siapa di sini," kata Sule dalam tayangan Hot Kiss Indonesia yang diunggah pada 22 Januari 2020.
Sebelumnya diberitakan, autopsi tersebut dilakukan merujuk pada hasil pengembangan laporan Rizky Febian pada 6 Januari 2020.
Laporan itu dilayangkan oleh Rizky Febian atas dugaan kejanggalan atas meninggalnya Lina Zubaedah.
Sampai saat ini, pihak kepolisian telah menintai keterangan semua saksi termasuk perawat dan satpam Rumah Sakit Al Islam.
Polisi sudah memeriksa 17 saksi atas laporan Rizky Febian terhadap kematian Lina Jubaedah itu.
Jari-jari membiru
Winarno Djati, pengurus RW sekaligus pengacara saksi Lina mengatakan bahwa melihat kejanggalan saat jenazah mantan istri Sule tersebut dimandikan.
Ia memaparkan perihal adanya dugaan pembunuhan.
Winarno kala itu juga ikut memandikan jenazah Lina Jubaedah.
Sesuai dengan panggilan penyidik, para pihak yang dipanggil polisi diminta untuk memberikan keterangan sebagai saksi atas dugaan tindak pidana pembunuhan berencana dan pembunuhan.
Dilansir dari tayangan Silet yang diunggah kanal YouTube RCTI - INFOTAINMENT Senin (20/1/2020), ada fakta baru yang turut terungkap.
Winarno menyebutkan bahwa pihak kepolisian ingin mengetahui apakah Rizky Febian dan Putri Delina juga melihat jari Lina Zubaedah membiru.
"Apakah dia tau si Iky (Rizky Febian) itu?," ucap Winarno Djati.
"Si saksi yang dimintai keterangan tidak menyebutkan," imbuhnya.
Berdasarkan cerita para saksi pemandi jenazah, ungkap Winarno, jari kanan serta kiri Lina membiru saat dimandikan.
Lebih lanjut, dia mengatakan para saksi lebih dahulu memotong kuku almarhum.
"Yang terjadi dan yang dilakukan sudah disampaikan ke penyidik."
"Keempat ibu-ibu dan satu pembantu itu memang pertama-tama melakukan pemotongan kuku."
"Kuku almarhumah itu dipotong, yang dikoordinir oleh ibu hajah Heti," ungkapnya.
Selanjutnya, tangan mendiang Lina diangkat ke atas dan diketahui 10 jari tangan ibu dari Rizky Febian tersebut membiru.
Fakta tersebut diketahui langsung oleh Teddy Pardiyana, suami Lina.
“Setelah dipotong kuku, nah saat itu, karena waktu itu tidak boleh berbicara sesame ini (yang memandikan),
Hanya kemudian tangan almarhumah sedikit diangkat ke atas," kata dia.
"Nah dilihatkan semua yang ada ibu-ibu itu ditambah Pak Teddy melihat bahwa memang di sepuluh driji (jari) kanan kiri itu membiru," lanjut ungkapnya.
Meski demikian, sang kuasa hukum dan para saksi tidak mengetahui secara pasti penyebab kematian Lina.
(TribunnewsWiki.com/Saradita/Kompas.com/TribunJabar)
Videografer Tribunlampung.co.id/Wahyu Iskandar
Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul Hasil Autopsi Lina Diundur Lagi, Teddy Kembali Dipanggil Polisi: ‘Ingin Cepat Tahu Hasilnya’
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/teddy-kembali-dipanggil-polisi-hasil-autopsi-lina-diundur-lagi.jpg)