Gubernur Sumbar Sambut Kedatangan 150 Turis China di Tengah Ketakutan Menyebarnya Virus Corona
Sebanyak 150 turis dari Wuhan tersebut mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM)
“Wahai bapak @irwanprayitno yang terhormat,apakah anda tau kalau hari ini di China sedang ada virus Corona?apa bapak mau warga kota Padang kena virus semuanya?tolonglah pak,bapak pasti nonton berita atau baca koran kan?kenapa masih dikasih masuk paakkk??!!!” ujarnya.
Selain itu, warganet lain juga memperhatikan Gubernur menyambut mereka dengan tidak menggunakan masker.
“Wow tidak pakai masker. Keren,” tulis akun @widianingrum.
“Ngeyel dikasih tau.. neeh diprancis yang alatnya lbih canggih aja tuh virus lolos.." ujar akun @SevenSeas87.
Penjelasan Bandara Internasional Minangkabau (BIM)
Dilansir dari Kompas.com, Humas BIM Fendrick Sondra mengatakan, sebelum diperbolehkan keluar dari bandara, seluruh turis tersebut telah melewati alat pemeriksa suhu tubuh (thermal scanners).
"SOP nya saat ini semua penumpang harus melalui thermo scanner. Ini karena adanya wabah virus corona. Dari hasil pemeriksaan, semua turis itu aman," katanya, saat dihubungi.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday, seluruh turis asal China itu tidak ada yang dicurigai terjangkit virus corona.
Dinas Kesehatan Sumatera Barat juga tidak mengkarantina seluruh turis karena dianggap tiba dalam keadaan sehat.
"Karena tidak ada yang dicurigai maka tidak ada yang diisolasi. Semuanya aman," katanya.
Gubernur tidak khawatir
Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan mengatakan, pihaknya sudah meningkatkan kesiagaan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.
"Saat ini di BIM sudah ada thermo scanner sebagai alat pemindai suhu tubuh untuk mendeteksi virus corona," jelasnya.
Gubernur Sumbar Irwan juga mengaku tidak khawatir dengan kedatangan 150 wisatawan asal China tersebut.
Pasalnya, seluruh turis tersebut masuk sesuai dengan prosedur.