Polisi Dikeroyok Saat Naik Motor di Jakarta, Sempat Terdorong 20 Meter
Seorang polisi dikeroyok saat sedang mengendarai motor di Jakarta. Korban merupakan anggota polisi yang bertugas di Polda Metro Jaya.
Namun, terus Pandra, warga tidak mengetahui bahwa AJ adalah anggota polisi.
"Sekitar pukul dua dini hari. Masyarakat merasa terancam sehingga terjadi pengeroyokan."
"Karena merasa terusik, akhirnya dikeroyok dan ternyata yang bersangkutan itu anggota," tandasnya.
Tidak sedang tugas
Keberadaan Brigadir AJ di Lampung Tengah ternyata bukan dalam rangka tugas.
Menurut Pandra, Brigadir AJ berada di Lampung Tengah karena ada keperluan pribadi.
Namun, Pandra tidak mengungkapkan secara jelas kepentingan pribadi yang membuat Brigadir AJ berada di Lampung Tengah.
Brigadir AJ tewas dengan luka di bagian kepala.
Diduga, luka berasal dari benturan benda keras.
Informasi yang dihimpun, warga mengeroyok Brigadir AJ menggunakan batu.
Dari keterangan yang didapat, terdapat batu-batu di sekitar jasad Brigadir AJ yang bersimbah darah, di tempat kejadian perkara.
Jenazah Brigadir AJ dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi.
Rencananya, jenazah Brigadir AJ akan dimakamkan di kampung halamannya di Lampung Timur.
"Alamat rumahnya di kampung Nambah Subur Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur," ujar anggota biddokes RS Bhayangkara Polda Lampung yang enggan disebut namanya.
Propam gelar penyelidikan