Puan Maharani Teteskan Air Mata Raih Gelar Doktor Honoris Pertama
Kebahagiaan terpancar dari Ketua DPR Puan Maharani, karena hari Jumat (14/2/2020) menjadi hari bersejarah.
Usulan tersebut disampaikan oleh Muhajir Effendi, Menko PMK saat ini dan Mohammad Soebary dari FK Metra.
Puan dianggap berperan dalam kebijakan penyusunan beberapa produk hukum seperti UU Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan Indonesia dan produk hukum Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2015 tentang Peraturan pelaksanaan undang-undang nomor 7 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial.
"Senat Akademik sepakat dan menyetujui Puan Maharani mendapatkan gelar doktor honoris causa dalam bidang kebudayaan dan kebijakan pembangunan manusia," terangnya.
Yos menyebut, Undip bukanlah universitas yang mengobral gelar doktor kehormatan.
Menurutnya, Undip sangat selektif dalam memberikan gelar doktor honoris causa atau gelar doktor kehormatan.
Hal itu nampak dari 63 tahun berdiri baru 13 gelar honoris causa yang dikeluarkan oleh Undip
"Dari penelaahan tim penilai, Puan Maharani teruji signifikan dalam meningkatkan kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran untuk rakyat Indonesia sehingga layak diberikan gelar doktor kehormatan itu," ujarnya
Selain Megawati Soekarnoputri, juga turut hadir Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, serta Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Puan yang orang yang berperan dalam kemajuan manusia di Indonesia.
"Saya sering sharing dengan Puan saat menjadi menteri PMK terkait kemajuan pendidikan dan kesejahteraan rakyat".
"Saya mengapresiasi berbagai pihak yang telah mengusulkan puan mendapatkan gelar terhormat ini," terangnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar pranowo.
Ganjar mengatakan, Universitas Diponegoro merupakan universitas yang sangat kredibel sehingga pemberian gelar doktor honoris causa kepada Puan sangat cepat
"Hebatnya lagi puan mendapatkan dukungan dari dua buah fakultas".
"Ini merupakan sebuah wujud apresiasi atas kinerjanya sebagai menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan," katanya.
Puan saat orasi di Kampus Undip, di Tembalang, Semarang, Jumat (14/2) (tribunjateng/dap)