Candaannya Soal Jokowi dan Gus Dur Jadi Heboh, Pramono Anung Beri Penjelasan

Anung mengaku menyampaikan pernyataan akan melarang Presiden ke kediri karena merespon sambutan dari pengasuh Pesantren Lirboyo KH Abdullah Kafabihi

Editor: taryono
Kompas.com
Candaannya Soal Jokowi dan Gus Dur Jadi Heboh, Pramono Anung Beri Penjelasan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menjelaskan maksud pernyataannya yang melarang Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Kediri karena merupakan daerah yang angker bagi presiden.

Presiden keempat KH Abdurrahman Wahid yang sempat berkunjung ke Kediri.

Namun setelah Gus Dur dilengserkan dari kursi Presiden RI.

Pernyataan Pramono Anung tersebut pun akhirnya ramai menjadi perbincangan di Media Sosial.

Twit Tentang SARA Bikin Heboh di Twitter, Penyanyi Jazz Muda Ardhito Pramono Berikan Klarifikasinya

Putri Amien Rais Mengaku Kesal dengan Pernyataan Pramono Anung di Acara Ini

Ups! Kata Setya Novanto, Ada Uang Proyek e-KTP ke Puan Maharani dan Pramono Anung

Pramono Anung mengatakan bahwa pernyataannya tersebut dalam konteks bercanda.

Presiden Jokowi menurutnya tidak hadir ke Kediri karena tidak diundang.

Pramono Anung mengaku menyampaikan pernyataan akan melarang Presiden ke kediri karena merespon sambutan dari pengasuh Pesantren Lirboyo KH Abdullah Kafabihi Mahrus.

Dalam sambutannya KH Abdullah mengatakan bahwa ada mitos kalau presiden, wakil presiden, pejabat ke Kediri itu biasanya mengalami nasib yang kurang baik.

Namun, mitos tersebut ada penangkal yakni berziarah ke makam Syekh Al Wasil Syamsudin.

Merespon sambutan tersebut, Pramono kemudian menyampaikan bahwa dirinya percaya Mitos tersebut, karena lahir dan besar di Kediri.

Sambil bercanda Pramono menyampaikan bahwa Wakil Presiden Ma'ruf Amin datang ke Kediri karena tahu penawarnya.

"Sambil bercanda saya bilang kalau Pak Wapres monggo saja mau datang karena diundang dan beliau kiai, beliau tahu penawarnya. Semua orang juga ketawa," kata Pramono Anung di Kantor Presiden, Senin (17/2/2020).

Sementara sebagai pembantu Presiden ia tidak akan menyarankan kepada Jokowi untuk datang ke Kediri.

Pernyataan tersebut hanya bercanda.

"Kalau Bapak Presiden, saya sebagai pembantu Presiden tentunya akan menyampaikan kepada beliau untuk tidak datang. Ini kata-kata ini, untuk tidak datang, ya karena beliau tidak diundang. Mana mau datang?" katanya.

"Ini bercanda dan menyampaikan Pak Jokowi tidak diundang, dan semua orang, ketawa," tambahnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved