Video Berita

VIDEO Berapi-api, Emak-emak Orasi Keluhkan Harga Cabai dalam Aksi 212

Video Berita YouTube Pada Aksi 212, emak-emak sempat memberikan orasinya di depan massa yang datang di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Jumat (21/2/2

Penulis: Gusti Amalia | Editor: Reny Fitriani

Sebelum membahas Ahok, emak-emak itu menyinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tonton juga Video YouTube lainnya dibawah ini.

Ia meminta pertanggungjawaban terkait APBD DKI Jakarta hingga dana insfrastruktur.

"Bapak Joko Widodo APBD DKI 2013 Rp 1,54 triliun kasus impor busway saat masih menjadi Gubernur DKI, pertanggung jawaban kartu KIS dan KIP."

"Pertanggungjawaban pengalihan anggaran subsidi BBM yang katanya dialihkan untuk pembangunan insfrastruktur," seru seorang emak-emak tersebut.

Dalam orasinya itu, emak-emak tersebut sempat menekankan kata berutang.

"Faktanya sampai hari ini kita masih terus berutang, berutang," imbuhnya.

Selain itu ada nama Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri hingga Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan yang disebut terlibat dalam beberapa kasus yang merugikan negara.

"Megawati Soekarnoputri, BLBI rugikan negara Rp 640 triliun kasus SKT, Surat Keterangan Lunas."

"Lalu siapa lagi, ada Luhut Binsar Pandjaitan di situ ya, Rp 45 miliar dana Bancarnas lalu apa kasus Pelindo II urusannya dengan Rini Soemarno (Mantan Menteri BUMN) dan sebagainya termasuk dengan Surya Paloh (Ketua Umum Partai NasDem)," tuturnya.

Kemudian, emak-emak itu menyinggung Ahok.

Ia menuduh agar Ahok bertanggung jawab dengan kasus kebocoran APBD DKI 2014 hingga Sumber Waras.

"Ahok tentu saja bocoran APBD DKI 2014 senilai Rp 2,16 triliun."

"Serta markat lahan Sumber Waras yang meerugikan negara Rp 191 miliar," ungkapnya.

Sehingga, emak-emak itu menganggap bahwa tokoh-tokoh tersebutlah yang ikut andil dalam pelemahan KPK.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved