Bamus Betawi Minta Warga Bersyukur Banjir Datang di Hari Libur: Berkat Doa Anies Gubernur Soleh
Menurutnya, Anies Baswedan tidak tinggal diam ketika beberapa titik wilayah di Jakarta terkena banjir.
Ini semua kata dia, berkat doa Anies.
"Yang ketiga kita harus bersyukur, banjir besar ini selalu (terjadi) hari libur."
"Kalau bukan Anies Gubernur soleh doanya, ini terjadi Senin, Selasa, Rabu," ujarnya.
Ia menjelaskan ada hikmah di balik banjir yang terjadi saat hari libur.
"Kalau hari libur tidak menganggu kerja, pelayanan masyakat tidak diganggu, devisa Jakarta hari libur biasa ke Puncak di rumah."
"Ada hikmahnya, hikmahnya yang kita ambil," imbuhnya.
Elektabilitas Anies Menurun
Sementara itu, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengungkapkan, elektabilitas Anies Baswedan untuk maju menjadi Calon Presiden 2024 menurun.
Hal tersebut disebabkan banjir yang melanda Jakarta sejak 1 Januari 2020.
Adi Prayitno menambahkan di sisa masa jabatannya, Anies Baswedan akan bertaruh untuk menjaga performa politiknya dan menaikkan elektabilitasnya.
"Bagi Anies 2,5 tahun sisa pemerintahannya adalah pertaruhan apakah Anies tetap bisa menjaga performa politiknya sebagai bagian tokoh."
"Sosok yang selalu dihadap-hadapkan dengan penguasa saat ini," ujarnya dilansir melalui YouTube Kompas TV, Minggu (23/2/2020).
Menurutnya, Anies harus mampu membenahi permasalahan di Jakarta untuk menaikkan kembali elektabilitas.
"Ujian nyata bagi Anies adalah bagaimana membenahi banjir kemacetan dan distribusi ekonomi yang berkeadilan."
"Kalau melihat kecenderungan elektabilitas Anies itu turun. Anies saat ini elektabilitasnya 11, 6 persen kalau sebelumnya Anies tinggi 15 persen-20 persen andai pilpres dilakukan hari ini," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/wakil-ketua-bamus-betawi-rahmat-hs.jpg)