Obral Besar-besaran, Tiket Pesawat Didiskon 50 Persen Selama 3 Bulan

Pemerintah resmi memberikan diskon tiket pesawat hingga 50 persen sejak Minggu (1/3/2020) hingga tiga bulan ke depan.

Tayang:
kompas.com
Ilustrasi - Garuda Indonesia menjadi salah satu maskapai yang akan memberikan diskon tiket pesawat 50 persen hingga tiga bulan ke depan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah resmi memberikan diskon tiket pesawat hingga 50 persen sejak Minggu (1/3/2020) hingga tiga bulan ke depan.

Diskon diberikan untuk penerbangan domestik ke 10 rute destinasi wisata di Indonesia.

Kesepuluh rute destinasi wisata itu adalah Bali, Batam, Lombok, Malang, Manado, Silangit-Danau Toba, Tanjung Pinang, Belitung, Yogyakarta, dan Labuan Bajo.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pemberian diskon ini dalam rangka menggenjot bisnis penerbangan dalam negeri.

Wings Air Radin Inten II-Krui 3 Kali Sepekan, Lihat Jadwal dan Tarif Tiket Pesawat

Mau Jalan-jalan ke Maldives? Tiket Pesawat Mulai Rp1,8 Jutaan, Ikuti 5 Tips ini

Pemprov Akan Temui Kemenag untuk Bahas Bandara Radin Inten II Jadi Embarkasi Haji Penuh

Kisah Jamaah Lampung yang Beruntung Bisa Umrah di Makkah, Takbir Saat Bus Tinggalkan Jeddah

Sebab, sejak mewabahnya virus corona, bisnis penerbangan harus menelan pil pahit lantaran banyak orang menahan diri ke luar negeri.

"Bentuknya tidak voucher. Diskonnya mekanisme langsung. Sudah bisa (cek di travel agent online) besok (kemarin)," kata Budi di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Sabtu (29/2/2020).

Kesepuluh destinasi pariwisata itu melalui sepuluh bandara yang berada di Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pandan, dan Tanjung Pinang.

Untuk kelas bisnis atau full service diskonnya 45 persen, kelas medium 48 persen, dan kelas ekonomi (LCC) 50 persen.

Diskon ini bisa dinikmati masyarakat yang mulai melakukan pembelian dan penerbangan mulai 1 Maret 2020 hingga 31 Mei 2020.

Waktu diskon tiga bulan diberikan sambil memantau perkembangan kasus virus corona di dunia.

Jumlah tiket penerbangan domestik yang didiskon sebanyak 25 persen dari total kursi.

"Itu untuk 25 persen seat ke 10 destinasi wisata selama 3 bulan. Mulai 1 Maret hingga 30 Mei 2020," kata Budi.

Sementara untuk wisatawan mancanegara, kata Budi, akan diberikan diskon juga.

Akan tetapi itu dirumuskan oleh Kementerian Pariwisata.

Budi mengatakan untuk diskon tiket pesawat tersebut, pemerintah memberikan kucuran uang ke maskapai Rp 500 miliar secara tunai.

Uangnya dari APBN. Secara teknis, dari guyuran uang yang diberikan pemerintah maskapai bakal memberikan diskon 30 persen.

Tak hanya dari pemerintah, PT Pertamina (Persero) akan memberikan diskon ke maskapai untuk pembelian avtur 10 persen.

Operator bandara yakni PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II juga ikut memberikan parkir diskon 20 persen ke maskapai.

PT AirNav Indonesia yang mengurusi navigasi pesawat juga diminta memberikan diskon ke maskapai penerbangan.

"Kalau dihitung, maskapai 30 persen, Pertamina 15 persen akan mereduksi harga avtur mereka di 10 destinasi itu. AP I, AP II, dan AirNav 5 persen. Jadi total insentif yang diberikan yaitu 50 persen," ucapnya.

Ikuti Aturan

PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) menyatakan siap memberikan diskon hingga 50 persen bagi masyarakat.

Diskon 50 persen diberikan untuk 25 persen kursi per penerbangan.

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Dony Oskaria mengatakan, perusahaan memiliki kurang lebih 25 rute penerbangan ke 10 destinasi tersebut.

Jumlah kursi yang bakal didiskon sebanyak puluhan ribu per bulan.

"Khusus untuk seat (kursi) Garuda itu kurang lebih 1 bulan itu 65.700 seat untuk satu bulan yang kita alokasi ke 10 destinasi," kata dia di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Sabtu.

Dony mengatakan, dari jumlah tiket pesawat yang didiskon, rute Jakarta-Denpasar paling banyak.

Pasalnya, Garuda memiliki 14 penerbangan per hari ke Denpasar.

“Kurang lebih 25 persen (diskon) ya cukup banyak, 1 pesawat mengalokasikan 40 seat. Katakan ke Denpasar 40 seat dikali 14 penerbangan sehari untuk calon penumpang yang ingin terbang," ucapnya.

Sedangkan Lion Air Group belum bisa membeberkan berapa total kursi yang diskon hingga 50 persen.

Akan tetapi, perusahaan milik Rusdi Kirana itu mengaku siap berkomitmen dengan arahan pemerintah.

Terpisah, Manager Sales and Service Garuda Indonesia Airline Branch Office Tanjungkarang Tosan Anda Andika, mengatakan diskon rute penerbangan ke 10 destinasi tersebut sudah berlaku.

Namun untuk penerbangan dari Jakarta menuju 10 destinasi wisata tersebut.

"Untuk masyarakat dari Lampung, harga tiket Lampung-Jakarta masih normal, berlakunya hanya dari Jakarta menuju ke 10 tujuan tersebut," jelasnya.

Senada diungkapkan Sales Supervisor Sriwijaya Air District Lampung Rizal.

Meski maskapai memiliki penerbangan langsung ke salah satu destinasi yakni Yogyakarta, diskon belum berlaku.

Sebab, masih menunggu arahan dari kantor pusat.

"Belum dapat (arahan) dari kantor pusat, nanti kalau sudah ada info saya update lagi. Saat ini tiket Lampung-Yogyakarta masih normal," kata dia.

Budi Karya Sumadi mengatakan diskon ini wajib diberikan oleh semua maskapai penerbangan nasional, tak hanya Garuda Indonesia Group dan Lion Group.

Secara total, kursi yang disediakan menurut hitungannya mencapai 430 ribu.

“Mengenai jumlah yang dapat diskon itu 430 ribu orang," katanya.

Budi berharap diskon ini bisa menggairahkan orang untuk berpergian secara domestik.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan, bagi penumpang yang membeli tiket sebelum 1 Maret 2020 tapi untuk jadwal penerbangan hingga Mei 2020 tak akan mendapatkan diskon.

"Kalau sudah pesan, ya enggak bisa. Jadi ini maskapai kan baru bikin class khusus. Jadi besok baru bisa dinikmati (diskonnya) karena perlu setting," ujarnya.

Katanya, pemerintah akan terus mengevaluasi kebijakan diskon tiket pesawat ini.

Waktu periode diskon akan ditambah menjadi lebih dari tiga bulan jika memungkinkan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, dari 10 destinasi yang mendapatkan diskon, AP II mengelola 3 bandara yaitu Tanjung Pandan, Belitung, dan Silangit (Danau Toba).

Sebagai pengelola bandara, pihaknya akan memberikan diskon ke maskapai untuk parkir pesawat.

"Kami akan jalankan jadi aturan teknis. Untuk operator bandara kami kasih insentif 20 persen. Itu mekanisme langsung terhadap pengenaan biaya tiket. Jadi, kita perlu rekonsiliasi dengan maskapai. Lalu kami perlu evaluasi. Semoga ini bisa menumbuhkan traffic domestik market kita," jelasnya. 

(tribun network/Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved