Ribut Fajar: Lolos Jadi Anggota Polri Tak Pakai Uang
Tak patah arang, bintara Polri tahun anggaran 2019/2020 itu kemudian mengikuti tes ketiga kalinya.
Penulis: taryono | Editor: taryono
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bripda Ribut Fajar rupanya 2 kali gagal mengikuti seleksi menjadi anggota Polri.
"Saya mengikuti seleksi sebanyak tiga kali. Seleksi pertama, saya jatuh di tes psikologi. Seleksi kedua di tes kesehatan tahap dua," kata lulusan SPN Malaku Utara itu.
Tak patah arang, bintara Polri tahun anggaran 2019/2020 itu kemudian mengikuti tes ketiga kalinya.
Hasilnya, Ribut Fajar pun dinyatakan lolos menjadi anggota Polri.
• Polisi yang Viral Dapat Pangkat Istimewa dari Kapolri
• Warga Dimassa hingga Tewas Depan Polisi, Keluarga: Kapolri & Kapolda Harus Tanggung Jawab
• Pemuda Lampung Bobol 54 ATM, Bawa Jimat agar Tak Ditangkap Polisi
"Tanpa diminta sepeserpun uang kepada saya," katanya sebagaimana dilansir dari akun Twitter @DivHumas_Polri, Selasa 3 Maret 2020.
Dilansir Tribunnews, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Idham Azis memberikan piagam penghargaan sekaligus kenaikan pangkat luar biasa kepada 21 personel Polri yang berprestasi.
Dalam kesempatan itu, Idham menyindir personel yang masih meminta kenaikan pangkat dengan cara instan.
Bukan karena prestasi, akan tetapi dengan cara menghadap kepada pimpinan untuk dapat jabatan.
"Saya berharap bapak SDM betul-betul bisa didatakan. Organisasi polri harus beri perhatian kepada mereka yang betul berprestasi. Itu parameternya harus paling di atas. Bukannya kasak-kusuk, bukan yang menghadap-menghadap, baru dikasih jabatan," kata Idham di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (6/2/2020).
Idham menuturkan, ada sekitar 0,01 persen dari 470 ribu total personil polri yang masih gunakan cara menghadap untuk kenaikan pangkat.
"Polisi di Indonesia ini ada 470 ribu orang, yang menghadap-menghadap ke pimpinan paling 0,01 persen. Pertanyaannya, bagaimana yang tidak menghadap? Saya berharap kepada rekan di depan saya ini adalah prestasi dini yang harus dikedepankan," jelas Idham.
Dia menuturkan, piagam penghargaan sekaligus kenaikan pangkat luar biasa kepada 21 personel Polri yang berprestasi bisa menjadi pemicu agar personil polri lainnya mengikuti jejak serupa.
"Ini juga jadi alat pemicu bagi personil yang lain untuk mau berbuat yang terbaik bagi organisasi. Saya kira itu bagian dari kebanggaan organisasi dan kebanggaan teman-teman yang dapat rahmat dan amanah," tandasnya. ( Tribunlampung.co.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/lagi-kapolri-mutasi-besar-besaran-3-perwira-menengah-di-polda-lampung-pindah-jabatan.jpg)