Tak Hanya Orang Awam yang Takut, Ada Rumah Sakit sampai Tak Mau Terima Pasien Corona

Tak Hanya Orang Awam yang Takut, Dokter Ungkap Rumah Sakit Tak Mau Terima Pasien Corona

AFP/DALE DE LA REY
Orang-orang yang memakai masker wajah menyeberang jalan di Hong Kong pada 9 Februari 2020, sebagai langkah pencegahan setelah wabah koronavirus yang dimulai di kota Wuhan di Cina. Indonesia pun telah mengumumkan warganya positif terjangkit Virus Corona yang mematikan pada Senin (2/3/2020). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Virus corona kini membuat panik sebagian masyarakat di Indonesia setelah dua orang dinyatakan positif terinfeksi virus dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Kepanikan ternyata tak hanya dirasakan masyarakat awam dan petugas medis, tapi juga pihak rumah sakit.

Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) dr. Lia G. Partakusuma menjelaskan bahwa ketakutan akan Virus Corona (Covid-19) bukan hanya dirasakan oleh pasien, namun juga rumah sakit.

Ia mengakui kadang ada rumah sakit yang enggan menerima pasien positif Covid-19.

Salah satu alasannya adalah takut rumah sakit mereka menjadi sepi sebab menerima pasien positif Covid-19.

Ciri-ciri Orang Terinfeksi Virus Corona, Kenali Gejalanya dan Lakukan 11 Langkah Pencegahan

Curhat Artis Ashanty Waspada Virus Corona, Terapkan Salaman Tradisional Malah Dianggap Sombong

9 Benda yang Rawan Terpapar Virus Corona, Cuci Tangan Pakai Sabun Setelah Memegangnya

Dikutip dari video YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (3/3/2020), awalnya dr Lia menjelaskan bahwa sejak rumah sakit telah bekerja terus menerus untuk mengedukasi soal cara-cara menghindari Covid-19.

"Rumah sakit itu secara terus menerus sudah melakukan sejak awal bagaimana mencegah Covid-19 menular kepada teman-teman yang lain," kata dr Lia.

Sebagai badan yang mewadahi rumah sakit seluruh Indonesia, dr Lia mengatakan PERSI selalu aktif menginfokan kepada rumah sakit maupun pasien apabila ada hal yang ingin ditanyakan mengenai Covid-19.

"Kami juga sudah selalu mengingatkan apabila ada hal yang tidak paham, baik itu pasien, baik itu dari kalangan kami sendiri, dari rumah sakit, itu bisa menghubungi beberapa nomor telepon," papar dr Lia.

"Kalau memang ada yang ingin ditanyakan, kita bisa berkomunikasi, artinya jangan takut," lanjutnya.

dr Lia mengakui kadang ada rumah sakit yang enggan menerima pasien positif Covid-19.

Ketakutan tersebut terjadi karena khawatir pasien mereka akan turun sebab tidak mau dirawat satu rumah sakit dengan pasien positif Covid-19.

"Kadang-kadang rumah sakit takut juga, jangan-jangan begitu ada pasien Covid-19, rumah sakit saya enggak ada lagi orang karena semuanya menjauh," terang dr Lia.

dr Lia menjelaskan ketakutan bisa diatasi apabila terjalin komunikasi yang baik di antara semua pihak.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved