Amukan Gajah Liar di Pesisir Barat

Warga Pekon Sumberejo Luka-luka Diserang Kawanan Gajah Liar

Warga Pekon Sumberejo Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) mengalami luka-luka akibat diserang gajah liar, pada Minggu (8/3/2020)

Penulis: ikhsan dwi nur satrio | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Warga
Warga Pekon Sumberejo Luka-luka Diserang Kawanan Gajah Liar 

Letaknya di perbatasan Pekon Tulung Asahan dengan Register 39, yang juga rute dari Register 39 ke Register 31.

"Yang menggiring hanya Satgas. Warga tidak ada yang ikut karena belum tahu," kata Misrun, Sabtu.

Misrun menjelaskan anggota Satgas yang menggiring gajah di hutan marga agar kembali ke Register 39 berjumlah lima orang.

"Mereka sekitar lima orang. Naik dari belakang balai pekon. Satu jam setelah itu (sekitar pukul 17.00 WIB) sudah ada yang ditandu. Tidak tahunya kena gigit (gajah)," ujarnya.

Saat kontak fisik terjadi, beber Misrun, 11 ekor gajah sudah berhasil digiring ke Register 39. Sementara satu ekor tertinggal.

Di tengah upaya menggiring gajah yang tertinggal ini, anggota Satgas bernama Saridi (40) terperosok dan jatuh di dekat hewan mamalia besar tersebut. Gajah lalu mengamuk hingga membuat Saridi terluka.

"Anggota Satgas berhasil menyelamatkan diri dengan mengalami luka gigitan di betis kanan," kata Misrun.

Anggota Satgas lainnya bersama warga lalu membawa Saridi menggunakan ambulans pekon ke Puskesmas Siring Betik, Kecamatan Wonosobo. Saridi lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang, Kota Agung.

Kemudian dirujuk lagi ke RS Airan Raya di Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

"Sekarang informasinya gajah sudah di daerah Kali Pasir, sudah jauh dari tempat kami," ujar Misrun.

Menurut Misrun, warga sempat mengadakan ronda malam setelah kejadian itu. Ronda malam ini untuk mengantisipasi gajah mendekat ke permukiman warga.

"(Sabtu) malam ini kami belum pastikan ada ronda lagi atau tidak. Sebab, posisi gajah sudah jauh. Mungkin sudah lebih masuk lagi ke daerah Kali Pasir," katanya.

Akibat luka setelah kontak fisik dengan gajah, anggota Satgas Saridi harus menjalani operasi di RS Airan Raya, Jati Agung, Lamsel, Sabtu pagi sekitar pukul 11.00 WIB.

Dokter Umum Instalasi Gawat Darurat RS Airan Raya Retno menjelaskan Saridi perlu dioperasi karena dikhawatirkan pembuluh darah di betisnya robek.

Sebagai langkah dan pencegahan awal, petugas IGD RS Airan Raya menjahit luka di betis kiri Saridi.

"Kami sudah menjahit luka pasien untuk menghindari darah terus keluar. Selain itu, kami telah memberikan antibiotik dan antitetanus kepada korban," jelas Retno. (Tribunlampung.co.id/Ade Irawan)

Videografer Tribunlampung.co.id/Ikhsan Dwi Nur Satrio

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved