Badak Lampung
Lawan PSKC Cimahi Jadi Pertandingan Sulit, Pelatih Badak Lampung: Terpenting Kami Menang
Pelatih Kepala Badak Lampung FC Rafael Berges Marin mengatakan, pertandingan melawan PSKC menjadi laga sulit bagi anak asuhnya.
Penulis: Muhammad Hardiansyah Kusuma | Editor: Noval Andriansyah
Setelah serangan bertubi-tubi yang dilancarkan, skuat Laskar Saburai akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit 30.
Fajar Handika mengeksekusi tendangan bebas setelah sebelumnya salah seorang pemain Badak Lampung dijatuhkan di dekat kotak pinalti PSKC Cimahi.
Bola yang melaju kencang tak mampu ditangkap oleh kiper PSKC, Taufiik Hidayat.
Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, skuat besutan Rafael Berges tak mengendurkan serangannya.
Beberapa kali lini pertahanan PSKC Cimahi yang dikomandoi Khokok, harus menghadang sejumlah pemain Badak Lampung.
Meski terus digempur, anak asuh Robi Darwis pun tak tinggal diam.
Sesekali Atep dkk melancarkan serangan balik.
Namun, rapatnya barisan pertahanan Badak Lampung masih mampu mementahkan serangan PSKC.
Memasuki menit 54, akselerasi Hariyanto Panto di sisi kanan pertahanan PSKC tak terbendung.
Hariyanto pun melepaskan umpan silang setelah sebelumnya melewati 2 pemain belakang PSKC.
Krismon Gustap yang berdiri di tempat yang tepat, mampu memanfaatkan peluang tersebut menjadi gol.
Skor 2-0 untuk keunggulan Laskar Saburai.
Memasuki menit-menit akhir pertandingan, tensi laga mulai meninggi.
Menit 73, Akbar Tanjung mendapat kartu kuning dari wasit setelah melanggar pemain PSKC Cimahi.