TKI Terjebak Lockdown Malaysia, Kondisinya Habis-habisan Tulis Surat Minta Bantuan
Sejumlah TKI di Malaysia terkatung-katung karena terjebak lockdown selama 14 hari. Para TKI mengeluh sudah habis-habisan.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sejumlah TKI di Malaysia terkatung-katung karena terjebak lockdown selama 14 hari. Para TKI asal Kerinci, Jambi tersebut mengeluh sudah habis-habisan.
Masih banyak TKI asal Kerinci yang berada di Malaysia.
TKI asal Kerinci menulis surat terbuka kepada Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Para Tenaga Kerja Indonesia itu tersebut menceritakan kondisi mereka di Malaysia saat wabah virus corona melanda.
Surat terbuka tersebut ditulis melalui dinding group Facebook Persatuan Anak Kerinci oleh akun LA Back.
• Perawat Meninggal karena Corona, Anak Balitanya Ditemukan Duduk di Samping Jenazahnya
• Viral Dokter Corona Pulang Kerja, Hanya Bisa Bersimpuh Menangis Pilu di Depan Anaknya
• Driver Ojek Online Dikejar-kejar Debt Collector, Tunjukkan Video Jokowi Tak Digubris
Dari petikan surat terbuka itu, para TKI asal Kerinci di Malaysia sedang mengalami kesusahan dan mulai kehabisan bekal atau uang.
Kondisi mereka saat ini tidak bisa berkerja karena harus berdiam diri di rumah.
Imbasnya, TKI asal Kerinci ini kehabiasan uang.
Pemerintah Malaysia memberlakukan lockdown karena adanya wabah virus corona di negara tersebut.
Para TKI di sana berharap pemerintah bisa membantu memulangkan mereka kembali ke kampung halaman dengan aman.
Berikut isi surat terbuka tersebut.
"Surat terbuka Dari TKI Kerinci di Malaysia
Surat terbuka untuk pemda propinsi jambi
Dan pemda kerinci dan sungai penuh
Assalamualaikum
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/sindikat-tkw-ilegal_20161003_171059.jpg)