Perawat yang Positif Corona Meninggal, Suami Sempat Ucapkan Hal Mengharukan
Perawat ini telah bekerja untuk NHS selama 16 tahun, sempat dirawat memakai ventilator kemudian meninggal dunia.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tenaga kesehatan menjadi lini depan yang memiliki potensi paling besar terpapar virus Corona.
Tak heran banyak dokter dan perawat yang harus mempertaruhkan keselamatannya demi menyelamatkan pasien Covid-19.
Salah satunya adalah Areema Nasreen (36), yang meninggal dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Walsall Manor, West Midlands, tempat dia bekerja.
Ibu tiga anak berusia 8, 10, dan 17, menjadi pekerja kesehatan termuda di Inggris meninggal karena Covid-19.
Areema pertama kali dites positif terkena virus setelah mengalami peningkatan suhu, nyeri tubuh dan batuk.
• Ibu Hamil PDP Corona yang Meninggal di Perjalanan Ternyata Sempat Keluhkan Layanan RS
• Pemprov Lampung Berikan Pemutihan Denda Pajak Motor dan Mobil Selama Wabah Virus Corona
• 15 OTG Virus Corona di Lamsel Punya Riwayat Kontak dengan Pasien Positif Corona
Perawat ini telah bekerja untuk NHS selama 16 tahun, sempat dirawat memakai ventilator kemudian meninggal dunia.
National Health Service (NHS) adalah nama program layanan kesehatan masyarakat di Britania Raya
Adik Areema, Ash (31) mengatakan, "Kami bingung. Kita semua hancur - kita tidak tak kehabisan kata-kata," ujarnya kepada kantor berita The Sun.
'Areema memakai ventilator dan sesaat sebelum dia meninggal, suaminya berkata kepadanya, "jangan khawatir tentang anak-anak".
“Dia mulai menangis. Para dokter mengatakan tolong jangan memeluknya, karena virusnya, tetapi dia berkata dia harus memeluknya.
“Lalu dia meninggal. Kami semua benar-benar hancur. '
Keluarganya sekarang memohon agar orang mengikuti aturan isoloasi diri.
Sekretaris Kesehatan Flanking Matt Hancock pada konferensi pers Jumat (3/4/2020) mengatakan kondisi musim panas ini membuat orang tergoda untuk berkeliaran di luar."
"Tapi tolong, aku minta untuk mengingat Aimee dan Areema. Silakan tinggal di rumah untuk mereka.," ujarnya.
Mr Hancock menggemakannya, mengatakan orang-orang harus menahan keinginan untuk keluar dan berkata, "Jika kita melakukannya orang akan mati '.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/perawat-yang-positif-corona-meninggal.jpg)