10 Turis Asing Langgar Aturan Lockdown, Dihukum Bikin Tulisan Minta Maaf 500 Kali
Para turis asing dari berbagai negara tersebut dihukum menulis kata-kata bahwa telah melanggar aturan dan meminta maaf.
Sementara keputusan Delhi menutup perbatasan internasional dipuji pakar kesehatan, masalah pun timbul terutama dari pekerja migran.
Karena hanya mengandalkan pendapatan harian, para pekerja itu tidak punya pekerjaan dan memilih untuk kembali ke kampung halaman.
Mereka menaiki bus atau berjalan kaki hingga ratusan kilometer.
Melihat banyaknya gelombang pemudik, otoritas Bihar menerapkan aturan ketat.
Berdasarkan aturan tersebut, setiap pemudik yang kembali harus bersedia menjalani pemeriksaan dan dikarantina selama 14 hari.
Berdasarkan keterangan pejabat sipil Bihar, 50.000 pekerja migran kembali selama 24 jam terakhir.
Mereka mendapat makanan, pelayanan kesehatan, termasuk karantina.
Namun menerima gelombang sebanyak itu, apalagi bagi negara bagian miskin seperti Bihar, menciptakan atmosfer ketakutan, dan ketidakpercayaan.
Rasksh Jha, pejabat lokal kepada The Print mengungkapkan, paa pekerja itu menghadapi boikot sosial di tempat asal mereka.
"Tidak ada yang berani mendekati mereka. Kami juga tidak mempunyai cukup ruang untuk menggelar pemeriksaan," kata Rasksh.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Turis Asing di India Nekat Langgar Aturan Lockdown, Dihukum Nulis "Sorry" 500 Kali",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-turis-asing-berkunjung-ke-pushkar-camel-fair-india.jpg)