Ramadan 2020
RAMADAN 2020, Niat Puasa Ramadhan dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya
Sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan, umat Muslim harus baca niat puasa Ramadhan. Berikut, niat puasa Ramadan.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan, umat Muslim harus baca niat puasa Ramadhan.
Tak terasa, bulan Ramadan 2020 atau Ramadhan 1441 Hijriah segera tiba.
Bulan suci Ramadan merupakan bulan penuh berkah.
Karena itu, umat Muslim akan berlomba-lomba memperbanyak ibadah saat bulan Ramadhan.
Umat Muslim diwajibkan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.
Berikut, niat puasa Ramadhan.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
"Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa."
Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di Bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala.
• Doa Buka Puasa Ramadan 2020, Doa Buka Puasa Ramadhan yang Biasa Dibaca Nabi Muhammad SAW
• 15 Resep Menu Sahur dan Buka Puasa Simpel di Bulan Ramadhan 2020
Baca niat puasa Ramadhan untuk sebulan penuh
Apakah boleh niat puasa Ramadhan dilakukan sekaligus pada awal bulan Ramadhan?
Berikut, ulasan tentang niat puasa Ramadan.
Puasa Ramadhan dan puasa wajib lainnya terbilang istimewa dibanding ibadah lain.
Kalau niat ibadah lainnya berbarengan dengan awal praktik ibadahnya itu sendiri, niat puasa Ramadan dan puasa wajib lainnya harus dilakukan di malam hari.
Karena, pelaksanaan puasa Ramadhan tidak hanya sehari, tetapi sebulan penuh.
Lalu, bagaimana dengan niat puasa Ramadhan?
Ada orang mengatakan bahwa niat puasa Ramadan bisa dilakukan sekaligus di awal bulan Ramadhan.
Dengan niat sebulan penuh itu, ia mungkin berharap tidak perlu berniat setiap malam sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan di keesokan siangnya.
Perihal ini, Syekh Taqiyyuddin Abu Bakar bin Muhammad Al-Hishni dalam Kifayatul Akhyar menerangkan sebagai berikut:
ولا يصح الصوم إلا بالنية للخبر. ومحلها القلب, ولايشترط النطق بها بلا خلاف, وتجب النية لكل ليلة لان كل يوم عبادة مستقلة , ألا ترى أنه لا يفسد بقية الأيام بفساد يوم منه. فلو نوى الشهر كله, صح له اليوم الأول على المذهب.
Artinya; “Puasa tidak sah tanpa niat. Keharusan niat didasarkan pada hadis. Tempat niat itu di hati.
Karenanya, niat tidak disyaratkan secara lisan. Ketentuan ini disepakati bulat ulama tanpa perbedaan pendapat.
Niat puasa wajib dipasang setiap malam. Karena, puasa dari hari ke hari sepanjang Ramadhan merupakan ibadah terpisah.
Coba perhatikan, bukankah puasa Ramadhan sebulan tidak menjadi rusak hanya karena batal sehari? Kalau ada seseorang memasang niat puasa sebulan penuh di awal Ramadhan, maka puasanya hanya sah di hari pertama.
Demikian pendapat ini madzhab (Madzhab Syafi’i).” (Lihat Taqiyuddin Abu Bakar Al-Hishni,Kifayatul Akhyar)
Adapula, pandangan mengenai niat puasa Ramadan sekaligus sebulan penuh menurut pandangan Madzhab Hanafi.
Menurut Madzhab Hanafi, dikatakan sah bila puasa seseorang dengan niat puasa Ramadhan sebulan penuh di awal bulan Ramadan.
Meskipun, ia tidak menetapkan niat puasa Ramadhan setiap malam.
Namun, mereka tetap menyarankan agar umat Muslim melakukan niat puasa Ramadhan sebulan penuh di awal bulan Ramadan, dan mengulang niat puasa Ramadan di setiap malam Ramadan.
Terkait dengan kemuliaan yang menyelimuti bulan Ramadan, umat Muslim wajib menambahkan niat setiap malam.
Alangkah baiknya bila umat Muslim mengikuti tarawih berjamaah untuk mencegah lupa untuk niat.
Tarawih bermanfaat untuk menambah pahala serta menjaga tali silaturahmi.
Sehingga, umat Muslim tidak akan luput dari niat puasa yang lazim dipimpin imam sebelum tarawih bubar,
Selain itu, bulan Ramadhan merupakan bulan yang paling spesial bagi umat Muslim di dunia.
Sehingga pada bulan tesebut, semangat untuk beribadah semakin berkobar.
Masjid dan musala pun mempersiapkan segala sesuatunya dalam menyambut bulan Ramadhan dengan mengadakan tarawih, tadarus, dan buka puasa bersama.
4 amalan bulan Ramadhan
Dalam bulan Ramadan 2020 atau Ramadhan 1441 Hijriah, umat Muslim sebaiknya melakukan empat anjuran amalan di bulan Ramadhan, lengkap dengan doa dan niatnya, yaitu:
1. Perlu amalan hati
Dalam memasuki bulan Ramadhan, sebaiknya disambut dengan perasaan gembira dan lapang.
Pasalnya, bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia dan istimewa.
Menyambutnya saja akan menyelamatkan umat Muslim dari api neraka.
2. Berziarah di Ramadhan
Jangan lupa bagi umat Muslim untuk mengirim doa kepada mereka yang sudah tiada di dunia.
Karena, berdoa untuk menyambut bulan puasa merupakan sebuah budaya yang mengakar hingga saat ini.
Budaya ‘kirim dongo poso’ yaitu budaya mengirim doa untuk leluhur sekaligus bertawasul kepada mereka semoga diberi keselamatan.
3. Saling memaafkan
Hal yang terpenting sebelum berpuasa di bulan Ramadan yang suci ini, ada baiknya jika kita membersihkan hati dan membersihkan diri.
Cukup dengan saling memaafkan kepada sesama umat Muslim maka ibadah puasa akan diterima oleh Allah SWT.
Saling memaafkan pada sesama umat muslim terutama keluarga, tetangga dan teman-tema.
Membersihkan rumah, mushola juga dianjurkan.
4. Waspadai suguhan yang menggoda puasa Ramadhan
Banyak godaan yang datang ketika berpuasa, terutama dari internet.
Sebagaimana diketahui masyarakat, manusia tidak bisa jauh dengan internet.
Dan hal yang lebih parahnya lagi, banyak konten dan informasi tersebar di internet yang mampu menghancurkan niat kita dalam berpuasa.
Karena itu, usahakan untuk lebih berhati-hati dalam mengakses internet dan kuatkan iman agar tidak mengurangi nilai puasa Ramadan.
7 hal membatalkan puasa
Setidaknya ada 7 hal yang dapat membatalkan puasa Ramadan 2020, yaitu:
- Makan dan minum secara berkesinambungan dengan sengaja
- Berhubungan seksual
- Keluar air mani dengan sengaja karena bersentuhan
- Perempuan yang mengalami haid atau nifas
- Muntah karena disengaja
- Gila atau hilang akal
- Keluar dari Islam.
Doa sambut bulan Ramadan
Berikut bacaan doa menyambut Ramadan 2020, lengkap dengan doa niat puasa Ramadan.
Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan kebaikan.
Bulan Ramadan adalah bulan ibadah, bulan berbuat baik, bulan simpati, bulan kemenangan atas nafsu, bulan pembebasan dari neraka bagi umat Muslim.
Pada bulan ini, terdapat banyak karunia Allah SWT yang diberikan kepada hambanya yaitu dengan cara pahala dilipatgandakan, serta segala dosa diampuni dengan syarat menghindari segala maksiat, terutama dosa besar.
Menyambut datangnya bulan Ramadan 2020 masehi, umat islam dapat mempersiapkan diri dan mengamalkan doa baik menyambut bulan suci.
Begitu spesialnya bulan Ramadan 2020, sebab puasa ini sampai-sampai Rasulullah SAW berdoa kepada Allah SWT agar senantiasa dipertemukan dengan bulan penuh ampunan tersebut.
Sebagaimana dilansir dari Tribunkaltim.co, berikut bacaan doa menyambut bulan Ramadan 1441 H atau 2020 M, lengkap dengan doa niat puasa Ramadan:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ، وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban. Dan jumpakanlah kami kepada bulan Ramadan."
Selain itu, ketika bulan terlihat (hilal), kita juga dianjurkan untuk melafalkan doa yang dibaca oleh Rasulullah SAW.
Mengutip www.nu.or.id, berikut ini adalah beberapa riwayat hadits yang menyebutkan doa yang dibaca oleh Rasulullah ketika melihat bulan atau hilal.
اللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ (وفي رواية بِاليُمْنِ) وَالإِيمَانِ، وَالسَّلامِ وَالإِسْلامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَ تَرْضَى، رَبِّي (وفي رواية رَبُّنَا) وَرَبُّكَ اللَّهُ
Allāhu akbaru, allāhumma ahillahū ‘alainā bil amni (lain riwayat bil yumni), wal īmāni, was salāmi, wal islāmi, wat taufīqi li mā tuhibbu wa tardhā. Rabbī (lain riwayat rabbanā) wa rabbukallāhu.
Artinya: Allah maha besar. Ya Allah, jadikanlah ini bulan 'membawa' keamanan (lain riwayat keberuntungan), keimanan, keselamatan, keislaman, petunjuk bagi amal yang Kau suka dan restui. Tuhanku (Tuhan kami) dan Tuhanmu adalah Allah," (HR Ad-Darimi dan Ibnu Hibban).
Adapun Imam Ahmad dan Imam At-Tirmidzi merilis riwayat lain yang menyebutkan doa Rasulullah SAW saat melihat bulan dengan redaksi yang lebih singkat dari hadits riwayat Ad-Darimi dan Ibnu Hibban sebagai berikut:
اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالأَمْنِ وَالإِيمَانِ، وَالسَّلامَةِ وَالإِسْلَامِ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ هِلَالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ
Allāhumma ahillahū ‘alainā bil amni, wal īmāni, was salāmati, wal islāmi. Rabbī wa rabbukallāhu. Hilālu rusydin wa khairin.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah ini bulan 'membawa' keamanan, keimanan, keselamatan, keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah, wahai bulan petunjuk dan kebaikan," (HR Ahmad dan At-Tirmidzi).
• RAMADAN 2020, 50 Ucapan Marhaban ya Ramadhan 1441 Hijriah, Selamat Puasa Ramadhan 2020
• Niat Mandi Junub, Pelaksanaan Mandi Wajib Sebaiknya Sebelum Sahur Saat Bulan Ramadhan
Kedua doa ini dikutip oleh Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami dalam karyanya Ithafu Ahlil Islam bi Khususiyatis Shiyam, [Madinah, Maktabah At-Thayyibah: tanpa catatan tahun], halaman 108.
Semoga Allah SWT memberikan keselamatan, keberkahan, keimanan, keislaman, dan kebaikan bagi kita semua atas kehadiran bulan baru melalui aktivitas rukyatul hilal, termasuk bulan Ramadan 1440 Hijriah.
Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com.
Demikian, niat puasa Ramadhan sambut Ramadan 2020 atau Ramadhan 1441 Hijriah. (Tribunlampung.co.id/Tama Yudha Wiguna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ramadan-2020-niat-puasa-ramadhan-dalam-bahasa-arab-latin-dan-terjemahannya.jpg)