Waktu Puasa Ramadhan 2020 di 59 Kota Dunia, Mulai 11 Jam hingga 20 Jam

Berikut adalah daftar durasi puasa di 59 kota dunia, diurutkan dari perkiraan waktu terpanjang hingga terpendek:

Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi. Waktu Puasa Ramadhan 2020 di 59 Kota Dunia, Mulai 11 Jam hingga 20 Jam 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bulan Ramadhan telah tiba dan seluruh umat Muslim di seluruh dunia dianjurkan untuk puasa.

Di Jakarta, Indonesia, umat muslim berpuasa sekitar 13 jam.

Namun, bagaimana dengan kota-kota dunia lainnya? Dilansir dari Al Jazeera, Rabu (22/4/2020); hampir sama dengan tahun lalu, waktu puasa terpendek tahun ini adalah 11,5 jam dan yang terlama 20 jam.

Berikut adalah daftar durasi puasa di 59 kota dunia, diurutkan dari perkiraan waktu terpanjang hingga terpendek:

Jadwal Lengkap Buka Puasa dan Imsakiyah di Surabaya Ramadhan 2020

Jadwal Lengkap Buka Puasa dan Imsakiyah Ramadhan 2020 di Palembang

Download Lagu Ramadhan MP3 Nissa Sabyan Feat Nagita Slavina, Video Klip Ramadhan

1. Nuuk, Greenland: 20 jam

2. Oslo, Norwegia: 20 jam

3. Helsinki, Finlandia: 20 jam

4. Stockholm, Swedia: 19 jam

5. Berlin, Jerman: 19 jam

6. Ottawa, Kanada: 17 jam

7. Kopenhagen, Denmark: 18.5 jam

8. Warsaw, Polandia: 18.5 jam

9. London, Inggris: 18.5 jam

10. Nur-Sultan, Kazakhstan: 18.5 jam

11. Brussels, Belgia: 18 jam

12. Zurich, Swiss: 18 jam

13. Bucharest, Rumania: 17.5 jam

14. Moscow, Rusia: 17 jam

15. Paris, Prancis: 17 jam

16. Roma, Italia: 17 jam

17. Kabul, Afganistan: 17 jam

18. Madrid, Spanyol: 16.5 jam

19. Lisbon, Portugal: 16.5 jam

20. Athens, Yunani: 16.5 jam

21. Beijing, China: 16.5 jam

22. Washington, DC, Amerika Serikat: 16 jam

23. Pyongyang, Korea Utara: 16.5 jam

24. Ankara, Turki: 16.5 jam 2

5. Tokyo, Jepang: 16 jam

26. Rabat, Maroko: 16 jam

27. Islamabad, Pakistan: 16 jam

28. Tehran, Iran: 16 jam

29. Baghdad, Irak: 16 jam

30. Beirut, Lebanon: 16 jam

31. Damascus, Siria: 16 jam

32. Kairo, Mesir: 15.5 jam

33. Yerusalem: 15.5 jam

34. Kuwait, Kuwait: 15.5 jam

35. Gaza, Palestina: 15.5 jam

36. New Delhi, India: 15 jam

37. Hong Kong: 15 jam

38. Dhaka, Bangladesh: 15 jam

39. Muscat, Oman: 15 jam

40. Riyadh, Arab Saudi: 15 jam

41. Doha, Qatar: 15 jam

42. Dubai, Uni Emirat Arab: 15 jam

43. Khartoum, Sudan: 14.5 jam

44. Aden, Yemen: 14 jam

45. Addis Ababa, Etiopia: 14 jam

46. Kolombo, Sri Lanka: 14 jam

47. Bangkok, Thailand: 14 jam

48. Kuala Lumpur, Malaysia: 13.5 jam

49. Singapura: 13.5 jam

50. Luanda, Angola: 13 jam

51. Jakarta, Indonesia: 13 jam

52. Nairobi, Kenya: 13 jam

53. Brasilia, Brasil: 12.5 jam

54. Harare, Zimbabwe: 12.5 jam

55. Wellington, Selandia Baru: 11.5 jam

56. Buenos Aires, Argentina: 11.5 jam

57. Cape Town, Afrika Selatan: 11.5 jam

58. Canberra, Australia: 11.5 jam

59. Santiago, Chile: 11.5 jam

Seperti yang Anda dapat Anda lihat, durasi puasa di seluruh dunia berbeda-beda.

Ada yang hanya 11,5 jam seperti di Chile dan Australia, tetapi ada juga yang sampai 20 jam seperti di Greenland dan Norwegia.

Dalam artikel Kompas.com tahun lalu, astronom amatir Marufin Sudibyo pernah menjelaskan mengenai fenomena ini.

Dia menjelaskan, puasa dimulai saat cahaya fajar astronomis muncul di kaki langit timur dan berakhir ketika piringan teratas Matahari meninggalkan garis kaki langit barat atau terbenam sempurna.

Namun, kedudukan Matahari berbeda-beda mengikuti gerak semu tahunannya, sehingga durasi puasa di seluruh dunia pun berbeda-beda tergantung kedudukan garis lintangnya.

Indonesia yang berada di kawasan tropis mungkin tidak terlalu terpengaruh oleh fenomena ini karena kedudukan Matahari yang mengalami gerak semu tahunan di antara garis balik utara (lintang 23,5 LU) hingga garis balik selatan (lintang 23,5 LS).

Namun, lain ceritanya dengan negara-negara di kawasan subtropis.

Durasi puasa jadi berbeda-beda seiring peningkatan garis lintang.

Dia mengatakan, durasi puasa terpanjang bagi kawasan subtropis terjadi pada puncak musim panas, di mana bagi belahan Bumi utara, semakin mendekat ke arah kutub utara, maka durasi puasa akan semakin panjang.

Hal yang sama berlaku pula bagi belahan Bumi selatan

"Sebaliknya durasi puasa terpendek terjadi pada puncak musim dingin, di mana bagi belahan Bumi utara, semakin mendekat ke arah kutub utara, maka durasi puasa akan semakin pendek. Hal yang sama berlaku pula bagi belahan Bumi selatan,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Tags
Ramadhan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved