Si Ratu Miras Meninggal Akibat Mabuk-mabukan
Vera adalah pemandu lagu freelance sekaligus yang menjadi korban ketujuh dari beberapa TKP pesta miras.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Nama Vera menjadi perbincangan hangat warga di Lamongan setelah tewas karena pesta miras
Si Vera ini sudah dikenal sebagai wanita yang kuat menenggak minuman keras bahkan pemilik warung miras pun mengakui Vera orangnya kuat
Sosok Maya Firdausi Hidayat alias Vera (18), gadis beliau yang bekerja sebagai pemandu lagi dikenal sebagai wanita yang kuat menenggak minuman keras ( miras).
Vera adalah pemandu lagu freelance sekaligus yang menjadi korban ketujuh dari beberapa TKP pesta miras.
Ia meninggal di Lamongan, Jawa Timur, Rabu (22/4/2020) lalu.
• Wali Kota Tanjungpinang Meninggal Akibat Corona
• Jerinx SID Terima Tantangan Disuntik Virus Corona dengan Syarat
• Donald Trump Ternyata Tahu Kondisi Kim Jong Un
Vera menikmati miras bersama teman-temannya.
Dari pengakuan temannya, Slamet alias Galon, pesta miras berlangsung di pemakaman umum di Lamongan, ternyata di salah satu warung miras milik EP yang ada di seputaran Pasar Sidoharjo Jalan Papandayan.
Namun, ada yang menarik untuk diungkap, terkait kebersamaan Vera bersama Galon saat menikmati miras yang dijual EP di warungnya.
Vera yang berprofesi sebagai pemandu lagu freelance adalah korban ketujuh dari beberapa TKP pesta miras dalam sepekan.
Galon sudah memberikan pengakuan kepada penyidik saat pesta miras oplosan jenis arak dengan Vera di warung milik EP.
Galon mengenal korban Vera karena kerja sebagai pemandu lagu yang juga suka miras.
Perkenalannya pun tidak sekadar saat di room karaoke saja tapi bisa diajak minum di luar.
"Karena kenal saja, sebagai teman," aku Galon kepada penyidik.
Menenggak miras bersama sesama penyuka dianggapnya sebagai suatu yang normal-normal saja.
Termasuk saat menikmati minuman berbahaya bersama korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/si-ratu-miras-meninggal-akibat-mabuk-mabukan.jpg)