Kasus Corona di Lampung

PSMTI Lampura Serahkan Bantuan APD Kepada Pemkab, Kodim dan RSUD Ryacudu

Untuk paket sembako yang diberikan sebanyak 375 paket, diberikan kepada warga yang terdampak covid-19.

Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Anung
Plt Bupati Lampura Budi Utomo menerima bantuan APD Dari PSMTI Lampura, Senin 4 Mei 2020. PSMTI Lampura Serahkan Bantuan APD Kepada Pemkab, Kodim dan RSUD Ryacudu 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Paguyuban Marga Tionghoa Kabupaten Lampung Utara menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada pemerintah kabupaten Lampung Utara, Senin 4 Mei 2020.

Ketua PSMTI Lampung Utara Hendrick alias Anyun mengatakan pihaknya dalam menangani pandemi virus Corona sudah melakukan berbagi sembako dan APD. 

Dia merinci, untuk paket sembako yang diberikan sebanyak 375 paket, diberikan kepada warga yang terdampak covid-19, seperti tukang becak, kuli bangunan, serta beberapa warga yang terkena banjir.

Sementara untuk APD telah diberikan PSMTI Lampung Utara kepada RSUD Ryacudu Kotabumi, Rumah Sakit Maria Regina, Rumah Sakit Handayani, Rumah Sakit umum M. Yusuf, serta puskesmas di Lampung Utara.

“Kami menyerahkan bantuan di dampingi oleh Ikatan Dokter Indonesia cabang Lampung Utara, Kodim 0412 Lampung Utara,” jelasnya.

Polres Lampura Distribusikan Alat Semprot, Cairan Disinfektan dan APD Kepada Polsek Jajaran

HMJ Manajemen FEB Unila Berbagi Sembako dan Masker

Kisah Sopir Ambulans Pengantar Jenazah Corona, Tak Boleh Peluk Anak hingga Rela Dijauhi Keluarga  

Nekat Beraktifitas, Polisi Bongkar Lapak Burung Merpati Kolong di Pringsewu

Pelaksana Tugas Bupati Lampung Utara Budi Utomo mengucapkan Terima kasih atas semua bantuan yang diberikan kepada rumah sakit Ryacudu Kotabumi.

Donasi lainnya juga diberikan kepada rumah sakit juga akan didistribusikan kepada puskesmas.

“Mudah-mudahan dapat bermanfaat," katanya. 

Pandemi ini, diharapkan dapat segera berakhir karena berimbas kepada perekonomian masyarakat.

Lebih baik mencegah daripada mengobati.

Sebaiknya warga dapat memperhatikan protokol kesehatan selalu dilaksanakan.

"Jika ada pendatang, sebaiknya melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Jika tidak ada gejala covid 19, tentunya tetap menjalankan protokol kesehatan. Penyebaran covid 19 di kabupaten Lampung Utara dapat terjaga, karena yang sudah terjangkit positif Corona langsung di isolasi di Islamik Center Kotabumi," tutupnya. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved