Puting Beliung di Bandar Lampung

Takut Hanyut, Puing Reruntuhan Rumah Ditaruh Dibalik Pemecah Ombak

Puing-puing reruntuhan rumah milik korban puting beliung diletakan dibalik dinding pemecah ombak.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi warga
Puing reruntuhan rumah korban puting beliung. Takut Hanyut, Puing Reruntuhan Rumah Ditaruh Dibalik Pemecah Ombak 

Adapun banjir tersebut dikonfirmasi merendam seluruh wilayah hingga memiliki ketinggian sampai lutut orang dewasa.

Cerita Warga Detik-detik Angin Puting Beliung Menggulung Rumah di Tulangbawang, Ada Awan Hitam Pekat

Warga Kampung Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Aliudin, menceritakan, bagaimana detik-detik pusaran angin puting beliung menggulung kawasan pemukiman warga di Banjar Agung, Rabu (20/05/2020) sore.

Suara gemuruh disertai hujan deras dengan cepat menghempas pepohonan, bangunan serta genting rumah warga.

Menurut Aliudin, peristiwa mengerikan itu bermula sekira pukul 14.25 WIB.

Saat itu, dirinya mengaku kaget melihat awan hitam pekat menyerupai badai berhembus ke arah pemukiman warga.

Aliudin ketika itu sedang berada di dalam rumah.

Tak lama kemudian, hujan deras mengguyur kawasan pemukiman warga disertai kilatan petir.

Tiba-tiba muncul suara gemuruh dan hempasan angin kencang.

"Suaranya makin kencang dan terdengar bunyi-bunyi dan suara benturan di luar rumah," kata Aliudin menceritakan, Kamis (21/5/2020).

Sedetik kemudian, kata Aliudin, terdengar suara benturan keras di atas rumahnya dan halaman rumahnya.

Bersamaan dengan itu, genting rumahnya berhamburan terbang ke atas.

"Saya baru sadar saat itu saya lihat dari dalam rumah rupanya ada angin kencang atau angin puting beliung."

Awan hitam pekat yang muncul di atas kawasan Tulangbawang sebelum angin puting beliung menghempaskan atas ratusan rumah warga, Rabu (20/5/2020) sore. Cerita Warga Detik-detik Angin Puting Beliung Menggulung Rumah di Tulangbawang, Ada Awan Hitam Pekat.
Awan hitam pekat yang muncul di atas kawasan Tulangbawang sebelum angin puting beliung menghempaskan atas ratusan rumah warga, Rabu (20/5/2020) sore. Cerita Warga Detik-detik Angin Puting Beliung Menggulung Rumah di Tulangbawang, Ada Awan Hitam Pekat. (Dokumentasi Warga)

"Semua yang ada di luar beterbangan. Genting rumah juga ikut terbang," kata Aliudin.

Di saat suara gemuruh itu datang, yang lantas menghempas semua yang ada di bawah pusaran angin, teriakan Allahu Akbar dari orang-orang pun menggema saling bersahutan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved